Posisi Presiden Brasil di ujung tanduk



BRASIL. Kongres Brasil saat ini tengah melangsungkan pemungutan suara (voting) terkait impeachment Presiden Dilma Rousseff atas tindakan penyalahgunaan dana pemerintah untuk kepentingan politik. Rousseff sendiri membantah tuduhan tersebut.

Kubu 'ya' memimpin dengan jumlah suara yang cukup besar setelah sebagian besar hasil voting dihitung. Agar impeachment bisa dilakukan, kubu ini membutuhkan dua per tiga suara mayoritas yang setara dengan 342 suara.

Hasil sementara, 300 dari 513 suara yang sudah dihitung, 224 suara menyatakan setuju impeachment Rousseff. Sedangkan 72 suara tidak setuju dan empat lainnya abstain.


Jika impeachment ini disetujui dua per tiga anggota Kongres Brasil, maka hasilnya akan dikirim ke Senat yang kemudian akan memproses dugaan tindakan melanggar hukum oleh Rousseff.

Selanjutnya, jika investigasi Senat menghasilkan Rousseff bersalah, dia akan dicopot dari pimpinan negara secara permanen. Dia memiliki dua peluang untuk mengajukan banding selama seluruh proses berlangsung.

Rousseff terlihat gusar dan mengatakan para penentangnya tengah merencanakan kudeta.

Situasi kian memanas saat 25.000 pengunjuk rasa menggelar aksi demonstrasi di luar gedung Kongres.

Sebelumnya, Kongres menggelar dengar pendapat dari kedua kubu.

Hingga saat ini, hasil perhitungan masih berlangsung.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie