Potensi Besar, Manfaat Pengelolaan Sumber Daya Alam Belum Maksimal



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengelolaan sumber daya alam (SDA) diharapkan tidak hanya menghasilkan penerimaan negara, tetapi juga menciptakan nilai tambah, mengembangkan industri dan membuka lapangan kerja.

Di sektor pertambangan, holding Industri Pertambangan Indonesia atau MIND ID memiliki peran dalam mengelola sejumlah aset pertambangan negara.

Anggota Komisi XII DPR, Yulian Gunhar menilai, peran tersebut perlu diperkuat agar manfaat pengelolaan sumber daya mineral semakin besar bagi negara dan masyarakat.


Baca Juga: Indonesia Targetkan Produksi E20 dalam Dua Tahun, Butuh 2 Juta Ha Lahan Tebu

“Negara menguasai sumber daya alam, diolah sendiri, menjadi industri, menciptakan nilai tambah, sampai tujuannya adalah kemakmuran rakyat,” ujar Gunhar, dalam keterangannya, Rabu (15/9). 

Menurut Gunhar, kontribusi pengelolaan SDA perlu terlihat lebih jelas melalui pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), royalti, dividen maupun penciptaan lapangan kerja.

Ia juga menyoroti besarnya peran perusahaan swasta dalam pengelolaan SDA. Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat peran negara dalam mengelola sumber daya strategis.

I mendorong evaluasi terhadap entitas industri pertambangan serta penguatan pengawasan dan kebijakan untuk mendukung peran MIND ID. “Tujuan untuk kemakmuran rakyat itu seperti yang diamanatkan Pasal 33 itu sepenuhnya belum terlaksana,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News