Potensi Investasi Pengembangan Hidrogen Rp 32 T, ESDM Dorong Kerja Sama dengan AS



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong optimalisasi pengembangan energi hidrogen, salah satunya melalui kerja sama dengan Amerika Serikat (AS).

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, berdasarkan hasil kunjungannya di G20 Energy Meeting di Houston AS, pemerintah merencanakan kolaborasi dengan sejmlah perusahaan asal Negeri Paman Sam untuk mengembangkan hidrogen. 

Menurut dia, hal ini menjadi pertimbangan lantaran kemampuan AS dalam memaksimalkan potensi hidrogen sebagai sumber energi.


Baca Juga: IEU-CEPA Dikebut, AESI Soroti Tantangan Tarik Investasi di Proyek PLTS RI

"Kita akan kerja sama juga dengan beberapa perusahaan dari AS. AS mengembangkan hidrogen untuk sumber energi. Indonesia memiliki cadangan hidrogen yang cukup besar, tetapi belum diusahakan. jadi kita akan kerja sama," ujar Yuliot ditemui di kantornya, Jumat (2/10/2026).

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi sebelumnya sempat mengungkapkan saat ini Indonesia memiliki sebanyak 93 inisiatif pengembangan ekosistem hidrogen dengan potensi investasi triliunan.

"Proyek-proyek tersebut melahirkan potensi investasi sekitar Rp 32 triliun yang akan kami kawal sesuai arahan Bapak Menteri," ujar dia, dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM pada Minggu (4/10/2026).

Menurut Eniya, pengembangan hidrogen ini ditujukan untuk mendukung upaya dedieselisasi, khususnya di wilayah yang masih bergantung pada pembangkit listrik berbasis diesel. 

Kementerian ESDM menargetkan pemanfaatan hidrogen ini dapat mengurangi konsumsi bahan bakar fosil sekaligus menekan biaya pembangkitan energi.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia turut menjelaskan, pengembangan hidrogen di Indonesia masih menghadapi hambatan keterjangkauan biaya. Karena itu, optimalisasi pengembangan teknologi dilakukan agar zat ini semakin kompetitif dibandingkan sumber energi lainnya.

"Inilah tantangan kita bagaimana mendapatkan teknologi yang lebih efisien agar kompetitif. Saya yakin tidak akan lama lagi harga hidrogen akan jauh lebih kompetitif dengan sumber-sumber BBM lainnya," tegas Bahlil, dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM.

Baca Juga: IDPRO Minta Daya Dukung Air Jadi Pertimbangan Data Center Jatiluhur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News