KONTAN.CO.ID – JAKARTA/DAVOS. Perjanjian dagang yang tengah dibahas antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) berpotensi mendorong lonjakan signifikan nilai perdagangan bilateral kedua negara. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menyebut total perdagangan bisa meningkat hingga tiga sampai empat kali lipat dari posisi saat ini. Dalam wawancara dengan Reuters di sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Anindya mengatakan nilai perdagangan Indonesia–AS yang saat ini sekitar US$ 40 miliar per tahun berpeluang melonjak tajam jika kesepakatan tersebut terealisasi bulan depan.
Potensi Perjanjian Dagang RI–AS Dongkrak Nilai Perdagangan hingga Empat Kali Lipat
KONTAN.CO.ID – JAKARTA/DAVOS. Perjanjian dagang yang tengah dibahas antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) berpotensi mendorong lonjakan signifikan nilai perdagangan bilateral kedua negara. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menyebut total perdagangan bisa meningkat hingga tiga sampai empat kali lipat dari posisi saat ini. Dalam wawancara dengan Reuters di sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Anindya mengatakan nilai perdagangan Indonesia–AS yang saat ini sekitar US$ 40 miliar per tahun berpeluang melonjak tajam jika kesepakatan tersebut terealisasi bulan depan.
TAG:
- Amerika Serikat
- Anindya Bakrie
- Indonesia
- Tarif
- perjanjian dagang
- World Economic Forum Davos
- Perjanjian Dagang Indonesia Amerika Serikat
- Ekspor Indonesia ke AS
- Tarif Produk Indonesia
- Neraca Perdagangan RI AS
- Investasi Indonesia AS
- Kadin Indonesia Anindya Bakrie
- Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso