KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan nilai tukar rupiah berisiko tinggi menembus batas psikologis Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) hingga akhir 2026 seiring menguatnya tekanan eksternal dan keterbatasan arus modal masuk di pasar domestik. Mengutip data Bloomberg pada Rabu (30/9/2026) , rupiah di pasar spot berada di posisi Rp 17.894 per dolar AS atau menguat 0,48% (87 poin), sedangkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia mencatat rupiah menguat 0,67% ke level Rp 17.877 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya yang sebesar Rp 17.998 per dolar AS. Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai risiko rupiah menyentuh level psikologis Rp 18.000 per dolar AS tergolong tinggi karena posisi rupiah di kisaran Rp 17.900-an saat ini hanya berjarak sekitar 0,6% dari batas tersebut.
Potensi Rupiah Tembus Rp 18.000 per dolar AS Meningkat, Begini Proyeksi Analis
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan nilai tukar rupiah berisiko tinggi menembus batas psikologis Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) hingga akhir 2026 seiring menguatnya tekanan eksternal dan keterbatasan arus modal masuk di pasar domestik. Mengutip data Bloomberg pada Rabu (30/9/2026) , rupiah di pasar spot berada di posisi Rp 17.894 per dolar AS atau menguat 0,48% (87 poin), sedangkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia mencatat rupiah menguat 0,67% ke level Rp 17.877 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya yang sebesar Rp 17.998 per dolar AS. Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai risiko rupiah menyentuh level psikologis Rp 18.000 per dolar AS tergolong tinggi karena posisi rupiah di kisaran Rp 17.900-an saat ini hanya berjarak sekitar 0,6% dari batas tersebut.