Poundsterling melanjutkan koreksi atas aussie



JAKARTA. Poundsterling pun terhitung merunduk di hadapan aussie yang masih dulang keunggulan lanjutan kemarin. Sembari menanti rilis data indeks jasa Inggris sore nanti, GBP/AUD masih akan tergores koreksi.

Mengutip Bloomberg, Rabu (4/1) pukul 09.35 WIB pasangan GBP/AUD tergerus 0,28% ke level 1,6905 dibanding hari sebelumnya.

Suluh Adil Wicaksono, Analis PT Cerdas Indonesia Berjangka menuturkan sebenernya poundsterling punya kesempatan untuk rebound mengingat kemarin data PMI manufaktur Inggris yang membaik dari 53,6 ke level 56,1. Hanya saja nampaknya kekuatan AUD lebih dominan di pasar global saat ini.


"Terhitung melemah meski data ekonomi cukup positif. Namun karena memasuki tahun 2017, pelaku pasar cenderung memandang bearish poundsterling karena pada Maret 2017 nanti akan diterbitkan artikel 50," tutur Suluh. Hal tersebut membalut mata uang Negeri Ratu Elizabeth ini dengan beban negatif.

Hanya saja Suluh menduga pada hari ini kans GBP/AUD menguat justru lebih besar. Mengingat sajian data yang positif ini akan turut memberikan tenaga bagi sterling unggul untuk sesaat. "Apalagi tidak ada data ekonomi Australia yang akan bisa jadi daya tahan bagi aussie," imbuhnya.

Penguatan tersebut bisa semakin terkonfirmasi jika data indeks jasa Inggris benar tumbuh dari 55,2 menjadi 54,8 seperti dugaan pasar. Sementara aussie hanya akan cenderung mengikuti GBP. Walau secara tren, menurut Suluh, untuk jangka pendek ini GBP/AUD masih dalam tren bearish.

"Sehingga kalaupun ada penguatan ya terbatas saja," tutup Suluh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News