PP Properti tawarkan apartemen dengan harga miring



JAKARTA. Berbagai strategi dilakukan PT Properti untuk mengatasi kelesuan pasar properti yang tengah mendera saat ini. Salah satunya, yakni dengan mendirikan rumah susun milik (Rusunami) tapi dengan konsep apartemen.

"Konsep apartemen mewah, lengkap dengan fasilitasnya," kata Ari Kartika, General Manager Marketing and Commercial PT PP Properti, Kamis (7/5). Proyek yang mengusung konsep tersebut adalah, Gunung Putri Square. Ada dua tower dalam proyek ini. Tower Pinus sudah lebih dulu diluncurkan sebanyak 896 unit. Saat ini tinggal sisa sekitar 100 unit. Harga yang ditawarkan pun terbilang sangat miring, mengingat ini adalah rusunami. Rentang harganya berkisar Rp 198 juta hingga Rp 240 juta per unit. Down Payment (DP)-nya juga ringan, hanya Rp 25 juta dan itu pun masih bisa dicicil sebanyak 16 kali. Cicilannya hanya Rp 1 jutaan per bulan. Dengan cicilan itu, diperbolehkan jika konsumen memenuhi syarat subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 5%. Jika tidak memenuhi syarat tersebut, maka bunga cicilan yang dikenakan adalah bunga komersial.

Bikin lagi


Melihat respons pasar yang tinggi terhadap hunian tersebut, anak usaha PT PP (Persero) Tbk tersebut berniat meluncurkan tower kedua yakni Tower Palem. Nanti, tower ini akan diisi oleh 840 unit. Sayang, manajemen belum bisa merinci kapan tower kedua ini bakal diluncurkan. Catatan saja, apartemen ini murah lantaran apartemen ini merupakan bagian dari proyek yang ditujukan untuk merealisasikan program pembangunan 1 juta rumah yang dicanangkan pemerintahan saat ini. Mengacu pada hal tersebut, maka harga yang ditawarkan sangat miring. Tapi, Meskipun harganya murah, namun fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap.? Dari mulai keamanan, area bermain hingga fasilitas ruang pertemuan. Selain itu, fasilitas di luar apartemen pun cukup menunjang karena ditopang oleh 3 akses jalan tol yakni pintu Tol Gunung Putri, Pintu Tol Cimanggis dan Pintu Tol Cibubur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hendra Gunawan