PPIP Targetkan Produk Ikan Pindang Tembus Pasar Ekspor



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkumpulan Pengolah Ikan Pindang (PPIP) berkomitmen meningkatkan kualitas pengolahan ikan pindang melalui inovasi teknologi agar lebih modern dan kompetitif.

Ke depan, PPIP menargetkan produk ikan pindang dapat menembus pasar internasional tanpa meninggalkan karakter tradisionalnya. Untuk itu, organisasi ini menggelar konsolidasi membahas kerangka strategis program kerja selama enam bulan hingga satu tahun kedepan.

Ketua Umum PPIP Harito mengatakan, melalui konsolidasi ini organisasi kedepannya berkomitmen akan secara bersama-sama memperbaiki kualitas pengolah ikan pindang agar dapat diterima berbagai kalangan. PPIP akan terus berinovasi pada teknologi pengolahan yang modern dan canggih.


“Sehingga ikan pindang itu tidak hanya dikenal secara tradisional. Karena kedepan PPIP berencana go internasional,” kata Harito dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga: KKP Siapkan Payung Hukum Perdagangan Karbon Sektor Laut, Tindaklanjuti Perpres NEK

Selain itu, PIP memperkuat sinergi antaranggota melalui berbagai program internal maupun dukungan pemerintah. Harito menyampaikan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memberikan dukungan fasilitas, salah satunya kendaraan operasional untuk mempermudah aktivitas pelaku usaha ikan pindang.

Harito berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih, terutama dalam aspek permodalan serta penguatan rantai produksi dari hulu ke hilir. Ia menilai selama ini sistem produksi ikan pindang belum berjalan optimal, mulai dari ketersediaan bahan baku hingga proses pengolahan.

Ia juga menyoroti dampak kondisi ekonomi global yang tidak menentu terhadap pelaku usaha, terutama kenaikan harga bahan baku akibat keterbatasan bahan bakar dan biaya operasional perikanan. “Hal ini sangat berpengaruh, harga bahan pokok naik signifikan karena perlengkapan kapal mengalami kelangkaan bahan bakar,” ujarnya.

Baca Juga: PNBP KKP dari Pemanfaatan Ruang Laut Capai Rp 700 Miliar di 2025

Rapat konsolidasi PPIP dihadiri pengurus dari wilayah Jabodetabek. Ke depan, organisasi ini menargetkan perluasan jaringan ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga tingkat nasional.

Sementara itu, Penasehat PPIP, M. Zulficar Mochtar, mengatakan konsolidasi ini juga bertujuan memetakan potensi pelaku usaha ikan pindang, baik yang masih tradisional maupun yang sudah berkembang, agar dapat saling menguatkan.

“Melalui konsolidasi ini kita melihat kondisi, kelemahan, dan potensi yang bisa disinergikan, sehingga pelaku usaha yang masih merintis hingga yang sudah berkembang bisa maju dan sejahtera bersama,” ujar Zulficar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News