Prabowo Akui Banyak Kekurangan Dalam Pelaksanaan Program MBG



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden RI Prabowo Subianto mengakui bahwa terjadi banyak kekurangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Hal tersebut Prabowo utarakan saat sesi tertutup Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). 

"MBG strategis. MBG vital. Banyak kekurangan dalam pelaksanaan MBG, kita akui," ujar Prabowo dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (23/10/2026). 


Baca Juga: Kemenkeu Tegaskan Gaji PNS, TNI, Polri Langsung ke Rekening, Bukan Lewat Kopdes

Prabowo memaparkan, selama pelaksanaan MBG, sudah ada 13 orang yang menjadi tersangka karena korupsi.

Selain itu, kata dia, Kejagung juga telah memeriksa 203 orang terkait kasus korupsi MBG.

"Sudah diberhentikan dengan tidak hormat 353 orang. Dalam proses diperiksa Inspektorat BGN 2.600 orang," ucapnya. 

Selanjutnya, Prabowo meminta kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk tidak ragu membersihkan pengurus MBG dari para oknum. 

Prabowo mengingatkan bahwa MBG dilaksanakan demi masa depan anak-anak.

 "Jangan ragu-ragu ya, pecat, bersihkan sampai bersih ya. MBG ini strategis dan sangat penting untuk masa depan anak-anak kita," imbuh Prabowo.

Baca Juga: Bea Cukai, BNN dan Polri Menindak Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamin di Perairan Sumut

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/10/23/15275991/prabowo-kita-akui-banyak-kekurangan-dalam-mbg-pecat-sampai-bersih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News