Prabowo Apresiasi Kinerja Danantara, Usulkan Pimpinan dapat Bintang Kehormatan



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja pimpinan dan manajemen Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Ia bahkan mengusulkan agar pimpinan Danantara mendapatkan bintang kehormatan pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Sebagaimana diketahui, BPI Danantara dipimpin oleh Rosan Roeslani sebagai Chief Executive Officer (CEO), didampingi oleh Dony Oskaria (Chief Operating Officer) dan Pandu Patria Sjahrir (Chief Investment Officer).

Prabowo menyampaikan apresiasi tersebut setelah memaparkan peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk kenaikan keuntungan dan dividen yang disetorkan kepada negara.


Baca Juga: Prabowo Buka Opsi Pengadilan Khusus Usut Direksi BUMN, Tapi Beri Peluang Amnesti

"Saya apresiasi pimpinan dan manajemen Danantara. Saya harap pimpinan Danantara dapat bintang kehormatan di suasana Hari Kemerdekaan," ujar Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).

Prabowo kemudian meminta persetujuan kepada anggota majelis terkait usulan tersebut.

"Apakah majelis menyetujui? Pantas tidak mendapat gelar kehormatan?" katanya.

Usulan tersebut disampaikan Prabowo setelah menjelaskan kinerja BUMN yang menurutnya mengalami peningkatan signifikan. Ia menyebut keuntungan BUMN pada 2025 mencapai Rp 326 triliun, naik 75,3% dibandingkan keuntungan pada 2024 sebesar Rp 186 triliun.

Sementara itu, dividen BUMN yang disetorkan pada 2025 mencapai Rp 142,3 triliun, meningkat 67% dibandingkan 2024 sebesar Rp 85,5 triliun.

Prabowo menambahkan, kontribusi dividen BUMN setelah dikurangi Penyertaan Modal Negara (PMN) meningkat dari Rp 53 triliun pada 2024 menjadi Rp 138 triliun pada 2025.

Baca Juga: Prabowo Klaim Sudah Hemat Rp 50 Triliun dari Penutupan BUMN, Target Rp 70 Triliun

Untuk 2026, dividen BUMN diproyeksikan mencapai Rp 200 triliun tanpa adanya PMN. Menurut Prabowo, peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam pengelolaan BUMN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News