KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Thailand atas kerja sama dalam memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana penipuan daring atau online scam. Prabowo mencatat jumlah WNI yang dipulangkan melalui dukungan pemerintah Thailand disebut mendekati 1.000 orang. Prabowo menilai bantuan yang diberikan Thailand menjadi bukti eratnya hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam menangani persoalan kejahatan lintas negara yang belakangan semakin marak di kawasan. “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas nama bangsa Indonesia kepada Pemerintah Thailand atas bantuan dan kerja sama yang erat dalam memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam. Jumlahnya cukup besar, mendekati 1.000 warga negara Indonesia,” ujar Prabowo dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Baca Juga: 321 WNA Ditangkap di Jakarta, Diduga Operasikan 75 Situs Judi Online Menurut Prabowo, dukungan pemerintah Thailand memiliki arti penting bagi Indonesia karena mempercepat proses pemulangan para korban sekaligus menunjukkan komitmen kedua negara dalam melindungi warganya. “Ini merupakan bantuan yang sangat berarti dan membuktikan eratnya hubungan antara Indonesia dan Thailand. Sekali lagi, atas nama bangsa dan rakyat Indonesia, saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya,” katanya. Ke depan, Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat kerja sama dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan transnasional, termasuk jaringan online scam yang banyak memakan korban di kawasan Asia Tenggara. Prabowo mengatakan kedua negara akan meningkatkan pertukaran informasi dan intelijen guna mempercepat pengungkapan jaringan kejahatan lintas negara. Baca Juga: Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan Selain itu, Indonesia dan Thailand juga akan memperkuat kerja sama investigasi bersama, pelacakan aliran keuangan hasil kejahatan, serta koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan pelaku. “Kami sepakat memperkuat kerja sama dalam pertukaran informasi dan intelijen, kerja sama investigasi bersama, pelacakan aliran keuangan, serta koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan transnasional,” ujar Prabowo. Kedua negara juga mendukung pengembangan Transnational Referral Mechanism (TRM) sebagai mekanisme untuk mempercepat proses identifikasi, perlindungan, dan pemulangan korban kejahatan transnasional secara aman dan bermartabat. Selain kerja sama penegakan hukum, Indonesia dan Thailand juga sepakat mengoptimalkan mekanisme kerja sama yang telah ada di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk melalui Indonesia–Thailand High Level Committee dan Indonesia–Thailand Security Dialogue, guna memperkuat koordinasi menghadapi ancaman keamanan lintas negara.
Prabowo Apresiasi Thailand Bantu Pulangkan Hampir 1.000 WNI Korban Online Scam
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Thailand atas kerja sama dalam memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana penipuan daring atau online scam. Prabowo mencatat jumlah WNI yang dipulangkan melalui dukungan pemerintah Thailand disebut mendekati 1.000 orang. Prabowo menilai bantuan yang diberikan Thailand menjadi bukti eratnya hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam menangani persoalan kejahatan lintas negara yang belakangan semakin marak di kawasan. “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas nama bangsa Indonesia kepada Pemerintah Thailand atas bantuan dan kerja sama yang erat dalam memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam. Jumlahnya cukup besar, mendekati 1.000 warga negara Indonesia,” ujar Prabowo dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Baca Juga: 321 WNA Ditangkap di Jakarta, Diduga Operasikan 75 Situs Judi Online Menurut Prabowo, dukungan pemerintah Thailand memiliki arti penting bagi Indonesia karena mempercepat proses pemulangan para korban sekaligus menunjukkan komitmen kedua negara dalam melindungi warganya. “Ini merupakan bantuan yang sangat berarti dan membuktikan eratnya hubungan antara Indonesia dan Thailand. Sekali lagi, atas nama bangsa dan rakyat Indonesia, saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya,” katanya. Ke depan, Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat kerja sama dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan transnasional, termasuk jaringan online scam yang banyak memakan korban di kawasan Asia Tenggara. Prabowo mengatakan kedua negara akan meningkatkan pertukaran informasi dan intelijen guna mempercepat pengungkapan jaringan kejahatan lintas negara. Baca Juga: Imigrasi Gerebek Sindikat Scam Investasi di Batam, 210 WNA Diamankan Selain itu, Indonesia dan Thailand juga akan memperkuat kerja sama investigasi bersama, pelacakan aliran keuangan hasil kejahatan, serta koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan pelaku. “Kami sepakat memperkuat kerja sama dalam pertukaran informasi dan intelijen, kerja sama investigasi bersama, pelacakan aliran keuangan, serta koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan transnasional,” ujar Prabowo. Kedua negara juga mendukung pengembangan Transnational Referral Mechanism (TRM) sebagai mekanisme untuk mempercepat proses identifikasi, perlindungan, dan pemulangan korban kejahatan transnasional secara aman dan bermartabat. Selain kerja sama penegakan hukum, Indonesia dan Thailand juga sepakat mengoptimalkan mekanisme kerja sama yang telah ada di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk melalui Indonesia–Thailand High Level Committee dan Indonesia–Thailand Security Dialogue, guna memperkuat koordinasi menghadapi ancaman keamanan lintas negara.
TAG: