Prabowo dan Macron Bahas Pertahanan hingga CEPA dalam Kunjungan Kenegaraan ke Prancis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memulai rangkaian kunjungan kenegaraan ke Prancis dengan menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Kamis (28/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, kedua kepala negara dijadwalkan membahas sejumlah isu strategis mulai dari kerja sama pertahanan, energi bersih, pendidikan, riset, hingga perkembangan perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

"Hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting, kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia European Union CEPA," ujar Prabowo dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).


Baca Juga: Indobuildco Tolak Eksekusi Hotel Sultan, Soroti Kepastian Hukum dan Dampak Sosial

Sebelum tiba di Istana Élysée, Prabowo lebih dulu mengikuti upacara penyambutan kenegaraan di Les Invalides yang menjadi lokasi penyambutan resmi tamu negara di Prancis.

Setibanya di Les Invalides, Prabowo disambut oleh Menteri Angkatan Bersenjata Prancis, Sébastien Lecornu. Prosesi dilanjutkan dengan penghormatan bendera serta pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan La Marseillaise.

Prabowo juga melakukan inspeksi pasukan kehormatan menggunakan kendaraan militer ACMAT sebelum melanjutkan perjalanan menuju Istana Élysée.

Sepanjang perjalanan menuju istana kepresidenan Prancis tersebut, iring-iringan kendaraan Presiden mendapat pengawalan kehormatan yang terdiri dari 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris.

Setibanya di Istana Élysée, Prabowo disambut langsung oleh Presiden Macron dan Ibu Negara Prancis, Brigitte Macron. Kedua pemimpin negara kemudian melakukan sesi foto bersama sebelum memulai agenda resmi kenegaraan.

Baca Juga: DHE SDA dan Badan Ekspor Diimplementasikan Mulai Juni, Berikut Manfaat dan Risikonya

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar.

Kunjungan kenegaraan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis yang dalam beberapa tahun terakhir terus berkembang, khususnya pada sektor pertahanan, investasi, pendidikan, dan transisi energi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News