KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) secara mendadak langsung menjadi perhatian pasar. Setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menkeu menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik dari tekanan tajam dan nyaris kembali ke zona hijau. Mengutip data pasar, pada pukul 15.49 WIB, IHSG hanya terkoreksi tipis 0,039 poin atau 0,00% ke level 6.541,33. Padahal, sebelumnya indeks sempat terperosok hingga level terendah perdagangan hari ini di 6.371,39.
Artinya, IHSG sempat mengalami tekanan lebih dari 2,5% dari level 6.541,33 sebelum akhirnya berbalik mendekati posisi penutupan.
Baca Juga: Suahasil Jadi Menkeu, Pasar Saham Menanti Reset Kebijakan Fiskal Pergerakan tersebut terjadi setelah kabar penunjukan Suahasil sebagai Menkeu mencuat secara mendadak dan baru beredar sesaat sebelum pelantikan. Presiden Prabowo kemudian resmi melantik Suahasil untuk menggantikan Purbaya sebagai Menkeu untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Pelantikan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Respons pasar terlihat dari pembalikan IHSG pada perdagangan sore. Meski demikian, tekanan sepanjang hari masih tercermin dari luasnya penurunan saham.
Baca Juga: Saham Big Banks Kompak Menguat, BBRI Pimpin Kenaikan 3,98% Hingga waktu tersebut, sebanyak 451 saham melemah dan menjadi penekan IHSG, sementara 198 saham menguat dan 139 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 32,82 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 16,43 triliun.
Profil Suahasil Nazara
Suahasil bukan wajah baru di Kementerian Keuangan. Ia merupakan ekonom dan akademisi Universitas Indonesia yang telah lama berkecimpung dalam kebijakan fiskal. Mengutip profil yang dihimpun
Kompas.com, Suahasil lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1994, kemudian memperoleh gelar Master of Science dari Cornell University pada 1997 dan PhD dari University of Illinois Urbana-Champaign pada 2003. Kariernya di pemerintahan antara lain dimulai melalui keterlibatan dalam Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009-2011. Ia juga pernah menjadi Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) serta anggota Komite Ekonomi Nasional.
Baca Juga: Suahasil Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Begini Dampaknya ke Pasar Saham Di lingkungan Kementerian Keuangan, Suahasil pernah menjabat Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 2015 dan kemudian menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 2016. Namanya kemudian semakin dikenal di jajaran Kementerian Keuangan setelah ditunjuk sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 2019. Posisi tersebut kembali dipercayakan kepadanya dalam pemerintahan Prabowo-Gibran sejak 2024.
Dengan rekam jejak tersebut, Suahasil kini kembali ke posisi yang lebih tinggi sebagai bendahara negara. Ia menjadi figur yang sudah memahami mekanisme pengelolaan fiskal sekaligus memiliki pengalaman langsung mendampingi menteri keuangan dalam beberapa periode pemerintahan. Penunjukan Suahasil juga menjadi sinyal bahwa pemerintah memilih figur internal yang telah lama berada di lingkungan kebijakan fiskal untuk melanjutkan pengelolaan APBN. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News