KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar diturunkan hingga di bawah 9%. Hal ini ditujukan untuk memperbaiki ketimpangan akses pembiayaan yang membebani pelaku usaha mikro. PNM sendiri merupakan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kepemilikan 99,99%. Edi Chandren, Investment Analyst Lead Stockbit Sekuritas mengatakan bahwa pada tahun 2025, PNM mencatat pinjaman dan pembiayaan program Mekaar sebesar Rp 45,4 triliun, setara sekitar 3% pinjaman dan pembiayaan BBRI, dengan pendapatan bunga dan margin sebesar Rp 14,7 triliun atau setara sekitar 7% pendapatan bunga dan pembiayaan BBRI.
Prabowo Minta Bunga PNM Mekaar di Bawah 9%, Begini Dampaknya ke BBRI
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar diturunkan hingga di bawah 9%. Hal ini ditujukan untuk memperbaiki ketimpangan akses pembiayaan yang membebani pelaku usaha mikro. PNM sendiri merupakan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kepemilikan 99,99%. Edi Chandren, Investment Analyst Lead Stockbit Sekuritas mengatakan bahwa pada tahun 2025, PNM mencatat pinjaman dan pembiayaan program Mekaar sebesar Rp 45,4 triliun, setara sekitar 3% pinjaman dan pembiayaan BBRI, dengan pendapatan bunga dan margin sebesar Rp 14,7 triliun atau setara sekitar 7% pendapatan bunga dan pembiayaan BBRI.
TAG: