Prabowo Pamer Kebijakan Pro Rakyat: Menterinya Banyak yang Masuk Rumah Sakit



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memamerkan sejumlah kebijakan transformatif yang telah dijalankan pemerintah selama 21 bulan masa pemerintahannya. Prabowo menyebut sebanyak 121 kebijakan transformatif telah diputuskan untuk menyelesaikan berbagai persoalan negara.

Menurut Prabowo, kebijakan tersebut mencakup sejumlah masalah yang bahkan telah berlangsung selama puluhan tahun. Jika dihitung, pemerintah telah menghasilkan sekitar satu kebijakan transformatif setiap lima hari.

“Dalam 21 bulan, 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah negara,” ujar Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026).


Baca Juga: Prabowo: Keuntungan Pupuk Indonesia Naik 252,8% Meski Harga Pupuk Subsidi Diturunkan

Prabowo mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras para menteri dan pembantunya di pemerintahan. Bahkan, menurutnya, beban pekerjaan yang berat membuat sejumlah menteri harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Demikian kerasnya menteri-menteri saya dan pembantu saya bekerja, beberapa di antara mereka terpaksa masuk rumah sakit. Ada yang pingsan, ada yang operasi, banyak yang kecapekan,” kata Prabowo.

Ia pun berkelakar bahwa dirinya akan memberikan waktu istirahat kepada para menteri pada sisa masa jabatan pemerintahan. Namun, Prabowo menyebut para menterinya justru menanggapi janji tersebut dengan candaan.

“Saya janji pada mereka dalam sisa masa jabatan saya saya akan beri waktu istirahat. Dan mereka jawab, janji tinggal janji,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan, kerja keras tersebut merupakan bentuk kesungguhan pemerintah dalam menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.

Menurutnya, tugas yang diberikan rakyat kepada pemerintah merupakan sebuah kehormatan sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga: Prabowo Ungkap 1.402 Laporan Masuk ke Komisi Yudisial

“Yang ingin saya sampaikan, kita menerima amanah itu dengan penuh kehormatan. Tugas dari rakyat adalah kehormatan yang mulia bagi kita. Karena itu kita akan kerja dengan keras, dan habis-habisan untuk masyarakat,” tegasnya.

Prabowo menambahkan, pemerintah akan terus menjalankan berbagai kebijakan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia menilai kerja keras tersebut diperlukan agar berbagai target pembangunan dapat dicapai dalam waktu yang lebih cepat.

Capaian di sektor pangan menjadi salah satu contoh kebijakan yang menurut Prabowo berhasil dipercepat. Pemerintah sebelumnya menargetkan swasembada pangan dapat dicapai dalam waktu empat tahun.

Namun, menurut Prabowo, target tersebut justru berhasil dicapai dalam waktu satu tahun.

“Kita yang dulu target empat tahun ternyata berhasil dicapai dalam satu tahun,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News