Prabowo Panggil Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Riset Dukung Program Pemerintah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memanggil seluruh peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ke Istana Kepresidenan, hari ini, Kamis (6/8/2026). 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa BRIN nantinya diminta untuk memaparkan seluruh hasil penelitiannya khususnya dalam mendukung program pemerintah. 

"Fokusnya terkait pangan, energi dan beberapa hal yang bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat," terang Prasetyo pada awak media di Jakarta, Kamis (6/8/2026). 


Baca Juga: Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp 16 Juta per Bulan

Selain itu, BRIN juga diminta memaparkan beberapa kajian dan hasil penelitian khususnya dalam penyelesaian sampah, perahu berbasis solar cell dan lain sebagainya. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo meminta memperkuat ekosistem riset nasional yang lebih terintegrasi. Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah telah mengalokasikan tambahan anggaran riset sebesar Rp4 triliun. 

"Di pertemuan yang sebelumnya, waktu di Istana, dulu (Presiden Prabowo) sudah memberikan petunjuk untuk menambah anggaran riset kita, sampai di angka Rp4 triliun," ungkap Prasetyo usai penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026, Minggu (28/6/2026). 

Tindak lanjut atas arahan tersebut kini dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains dan Teknologi, Bappenas, serta BRIN. Pemerintah telah menyusun peta jalan riset nasional agar seluruh kegiatan penelitian tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berada dalam satu desain besar (grand design) yang mendukung prioritas pembangunan nasional.

"Jadi, peta jalan riset seperti tadi, bukunya kan sudah dihasilkan. Yang intinya adalah riset-riset yang sekarang kita jalankan semua harus dalam satu grand design," ujar Prasetyo. 

Baca Juga: Purbaya Tegaskan Peran Babinsa Hanya untuk Pengamanan Petugas Pajak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News