Prabowo Panggil Wamenkes ke Istana, Apa yang Dibahas?



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus ke Istana, Jakarta, Senin (2/2/2026). 

Prabowo meminta informasi terkini mengenai bagaimana pemberantasan Tuberkulosis (TBC) dilakukan secara baik. 

"Ya tentu bahas kesehatan. Untuk bagaimana beliau tanya bagaimana saya tugas sebagai di Kementerian Kesehatan. Ya, saya jelaskan tugas-tugas saya. Pertama, untuk bagaimana pemberantasan Tuberkulosis bisa lebih baik," kata Benjamin, di Istana, Jakarta, Senin. 


"Kan quick win daripada pemerintahan dari Pak Prabowo dan Pak Gibran kan adalah bagaimana penanganan kasus Tuberkulosis merupakan program utama daripada ini selain Makan Bergizi Gratis," sambung dia.

Benjamin mengatakan, berhubung dirinya adalah ahli paru, maka Prabowo ingin mengetahui input darinya perihal TBC.

Apalagi, kasus TBC di Indonesia menjadi nomor dua tertinggi di dunia. 

Baca Juga: Ekspor Batubara 2025 Turun 19,70% Jadi US$ 24,48 Miliar, Ini Penyebabnya

Kepada Benjamin, Prabowo meminta tolong agar kasus TBC turun selama masa pemerintahannya. 

"Maka saya pun juga dalam waktu 120 hari ini saya sudah keliling di 12 provinsi dengan semua pimpinan daerahnya menyosialisasikan program ini. Karena sebetulnya penanganan TB itu kayak Covid lah. Kalau diserbu habis, virusnya dimatikan kalau Covid, kalau TB Mycobacterium Tuberculosis-nya dihabiskan," papar dia. 

"Ya, di Indonesia kalau sudah tidak ada kuman TB kan tidak menular. Nah, selama kumannya ada ya menulari kita," lanjut Benjamin. 

Benjamin mengatakan, bagaimana Indonesia menjadi negara maju jika kasus TBC saja kedua tertinggi di dunia, atau setelah India.

Dengan begitu, Prabowo meminta agar Kemenkes fokus penanganan kasus TBC sebaik-baiknya. 

”Selain saya diminta mengawasi program Makan Bergizi Gratis itu, karena sekarang kan sudah pemberian makan bergizi sudah bagus, tapi bagaimana untuk stunting-nya? Bagaimana pemberian... Kalau stunting kan treatment. Nah, bagaimana implementasi di lapangan," imbuh Benjamin.

Baca Juga: AS Sumbang Surplus Terbesar Neraca Perdagangan Indonesia 2025, Tembus US$18,11 Miliar

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/02/02/20450291/kasus-tbc-di-indonesia-tertinggi-kedua-di-dunia-prabowo-panggil-wamenkes.

Selanjutnya: Ekspor Batubara 2025 Turun 19,70% Jadi US$ 24,48 Miliar, Ini Penyebabnya

Menarik Dibaca: Fiesta Ajak Pasangan Eksplor Agar Hubungan Seks Tak Membosankan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News