Prabowo Pastikan Ada Investigasi Mendalam Kecelakaan Kapal Virgo di Laut Jawa



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah terus melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan kapal Virgo di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Rabu (16/9/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban kecelakaan kapal Virgo. Dia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.


“Kita terus akan melakukan investigasi, menyelidiki apa sebab dan kejadian tersebut supaya di masa depan kita lebih bisa mitigasi dan bisa mengambil langkah-langkah yang terbaik,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, investigasi diperlukan untuk mengetahui penyebab kejadian sekaligus menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

Baca Juga: Kecelakaan Kapal Virgo Transport: Tim SAR Cari 129 Orang yang Hilang, 6 Meninggal

Dia mengatakan pemerintah akan terus berupaya mengambil langkah terbaik untuk meningkatkan mitigasi terhadap berbagai musibah yang terjadi.

“Kita selalu berdoa agar keluarga yang ditinggal diberi ketabahan, keteguhan,” katanya.

Prabowo juga menyampaikan bahwa masih terdapat masyarakat di berbagai daerah yang menghadapi kesulitan akibat bencana alam.

Menurut dia, pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga berbagai instansi telah bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan tersebut.

“Seluruh pemerintah pusat, daerah provinsi kabupaten semua instansi, terbukti bekerja sama dengan baik, untuk menghadapi semua tantangan dan kesulitan,” ujar Prabowo.

Prabowo menilai kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia.

Baca Juga: Kemenhub Pastikan KMP Virgo Transport 8 Tak Overload Saat Kecelakaan

Dia mengatakan pemerintah harus terus bekerja untuk kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

“Karena kita sadar, di dalam hati sanubari kita, bahwa kita dipilih oleh rakyat. Kita pelayan rakyat, kita petugasnya rakyat,” ungkap Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa selama pemerintah menerima mandat dari rakyat, seluruh upaya yang dilakukan harus diarahkan untuk kepentingan bangsa dan masyarakat.

“Selama kita mau menerima kehormatan melayani rakyat Indonesia, selama itu kita harus bekerja hanya untuk kepentingan yang besar, kepentingan bangsa, kepentingan rakyat,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkap salah satu penyebab Kapal Virgo Transport 8 miring sebelum akhirnya terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Kapal yang sedang dalam perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, itu dilaporkan mengalami kemiringan setelah dihantam ombak dari sisi lambung kanan.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan, informasi tersebut diperoleh langsung dari nakhoda Kapal Virgo Transport 8 saat proses operasi pencarian dan pertolongan berlangsung. 

"Disampaikan oleh nakhoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan. Ini info yang kami dapatkan langsung dari kapten Kapal Virgo tersebut dalam operasi pencarian, khususnya yang kapal hilang kontak maupun kapal tenggelam," kata Edy di Jakarta, dikutip dari Kompas. 

Berdasarkan data manifes kapal, terdapat 243 orang di dalam Kapal Virgo Transport 8. Jumlah tersebut terdiri dari 213 penumpang dan 30 kru kapal. 

Data itu menjadi salah satu data Basarnas dalam menentukan fokus dan cakupan operasi pencarian serta pertolongan terhadap korban. 

Baca Juga: Puan Desak Pemerintah Perbaiki Sistem Keselamatan Usai Kecelakaan KMP Virgo Transport

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News