KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan potensi kebocoran devisa dan praktik manipulasi ekspor sumber daya alam (SDA) Indonesia mencapai US$ 150 miliar per tahun. Karena itu, pemerintah kini mulai memperketat tata kelola ekspor komoditas SDA melalui penunjukan BUMN sebagai pengekspor tunggal. Prabowo mengatakan, selama puluhan tahun Indonesia mengalami kebocoran kekayaan nasional akibat praktik under invoicing, transfer pricing hingga pelarian devisa hasil ekspor. “Saudara-saudara, kita perhitungkan, kita perkirakan potensi uang yang bisa kita selamatkan dari kebocoran-kebocoran itu adalah US$ 150 miliar satu tahun. Potensi,” ujar Prabowo dalam pidato kenegaraan terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) di DPR, Rabu (20/5/2026).
Prabowo Perketat Ekspor SDA, Bidik Selamatkan US$150 Miliar per Tahun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan potensi kebocoran devisa dan praktik manipulasi ekspor sumber daya alam (SDA) Indonesia mencapai US$ 150 miliar per tahun. Karena itu, pemerintah kini mulai memperketat tata kelola ekspor komoditas SDA melalui penunjukan BUMN sebagai pengekspor tunggal. Prabowo mengatakan, selama puluhan tahun Indonesia mengalami kebocoran kekayaan nasional akibat praktik under invoicing, transfer pricing hingga pelarian devisa hasil ekspor. “Saudara-saudara, kita perhitungkan, kita perkirakan potensi uang yang bisa kita selamatkan dari kebocoran-kebocoran itu adalah US$ 150 miliar satu tahun. Potensi,” ujar Prabowo dalam pidato kenegaraan terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) di DPR, Rabu (20/5/2026).