Prabowo Sambut Langsung PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda tahunan kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor.

Rombongan PM Lawrence Wong tiba di kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 11.00 WIB dengan mendapat pengawalan kehormatan dari pasukan yang telah disiapkan pemerintah Indonesia.

Setibanya di Istana Merdeka, Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung PM Wong di pelataran istana. Kedua pemimpin kemudian berjabat tangan dan saling menyampaikan salam sebelum mengikuti rangkaian upacara penyambutan kenegaraan.


Prosesi penyambutan diawali dengan pertunjukan tarian tradisional sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara. Selanjutnya, lagu kebangsaan Indonesia dan Singapura dikumandangkan dalam upacara resmi penyambutan.

Baca Juga: Prabowo Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong, 26 MoU Siap Ditandatangani

Setelah itu, Presiden Prabowo melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan yang diiringi dentuman meriam. Seusai inspeksi, Presiden memperkenalkan jajaran anggota Kabinet Merah Putih yang turut hadir kepada PM Lawrence Wong.

Sejumlah menteri yang diperkenalkan antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Pada kesempatan yang sama, PM Lawrence Wong juga memperkenalkan delegasi Singapura yang mendampinginya selama kunjungan kerja di Indonesia.

Usai seremoni penyambutan, Presiden Prabowo dan PM Lawrence Wong dijadwalkan menggelar pertemuan leaders' retreat di ruang kerja Presiden. Pertemuan tersebut diharapkan semakin mempererat kemitraan strategis Indonesia dan Singapura yang selama ini telah terjalin erat di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, investasi, perdagangan, hingga kerja sama kawasan.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan agenda rutin tahunan antara Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Singapura.

Baca Juga: PM Singapura Lawrence Wong Temui Prabowo Hari Ini, Bahas Penguatan Bilateral

“Pertemuan tahunan Presiden RI & PM Singapore,” kata Teddy pada awak media, Senin (6/7/2026).

Menurut Teddy, dalam pertemuan tersebut kedua negara juga akan menyepakati sejumlah kerja sama strategis baru.

Pemerintah mencatat sedikitnya terdapat 26 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang akan ditandatangani dalam rangka memperkuat kolaborasi Indonesia dan Singapura.

“Juga akan ada 26 kesepakatan / MoU nanti di tanda tangani,” urai Seskab.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News