KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menyapa langsung masyarakat yang mengikuti gelaran open house di Istana Kepresdanan, Sabtu (21/3/2026). Berdasarkan pantauan Kontan dilokasi, Prabowo mulai menyapa masyarakat sekitar pukul 15.00 WIB. Presiden didampingi oleh putranya Didit Hediprasetyo, Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kedatangan presiden disambut antusias oleh para warga yang sudah berkumpul di halaman Istana Kepresidenan.
Kepala Negara kemudian banyak berjabat tangan dan merangkul masyarakat yang hadir di lokasi. Tak hanya itu, Presiden juga tampak melayani beberapa masyarakat yang ingin berfoto bersama.
Baca Juga: Prabowo Dijadwalkan Bertemu Jokowi hingga SBY di Istana Kepresidena Hari Ini Sebelumnya, Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi mengatakan ada 4.000 hingga 5.000 masyarakat yang turut mengikuti agenda open house di Istanaa Kepresidenan hari ini. Menurutnya, jumlah ini cukup banyak lantaran penyelenggara tidak menerapkan pembatasan pengunjung seperti agenda-agenda presiden lainnya. “Jadi kita berikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin hadir sukarela dipersilakan. Sepanjang masih memungkinkan, kami persilakan untuk masuk ke dalam lingkungan Istana Merdeka,” ungkap Prasetyo. Selain menyapa masyarakat, Presiden juga dijadwalkan menerima kunjungan pemimpin negara terdahulu, mulai dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono hingga Presiden ke-7 Joko Widodo. “Iya, ada informasi yang tadi baru saja kami terima juga berkenaan dengan kehadiran Bapak Presiden SBY dan Bapak Presiden Jokowi. Tetapi jam pastinya nanti kami konfirmasi kembali. Tapi insyaallah sore ini,” kata Prasetyo.
Baca Juga: Gelar Open House di Istana Kepresidenan, Prabowo Sapa Langsung Masyarakat Saat di konfirmasi terkait kehadiran Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Prasetyo menyebut hingga kini belum ada rencana Ketua Umum PDIP ini turut merapat ke Istana Kepresidenan. Namun, Prasetyo menegaskan bahwa sebelumnya Prabowo telah melaksanakan pertemuan bersama dengan Megawati. Menurutnya dalam pertemuan itu, keduanya banyak berdiskusi berbagai isu mulai dari isu nasional hingga isu geopolitik. “Hampir kurang lebih pertemuan dua jam banyak yang didiskusikan, banyak yang saling bertukar pandangan karena bagaimanapun kan Ibu Mega juga pernah menjadi wakil presiden, pernah juga menjadi presiden, tentunya memiliki pengalaman-pengalaman,” lanjutnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News