Prabowo Sebut Tidak Akan Ikut Pakta Militer Negara Lain Tetap Bebas Aktif



KONTAN.CO.ID - BOGOR. Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya tetap menganut politik luar negeri dari pendiri bangsa. 

Saat ini, pemerintah masih menganut politik luar negeri non blok dan tak akan ikut pakta militer negara mana pun. Hal itu disampaikannya saat tengah membahas potensi adanya perang dunia ketiga yang akan berdampak langsung ke Indonesia. 

"Karena itu saya jalankan sebagai mandataris, meneruskan warisan pendiri-pendiri bangsa kita, saya menjalankan politik luar negeri yang menganut tetap garis kita bebas aktif tapi non-align, nonblok. Kita tidak akan ikut pakta militer mana pun," tegas Prabowo dalam taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor, Senin (2/2/2026)


Baca Juga: BPS Mencatat Ekspor CPO dan Besi-Baja RI Meningkat Sepanjang Tahun 2025

Selain itu, Presiden juga menyampaikan filosofi politik luar negerinya yang mengatakan 1.000 kawan terlalu sedikit, sedangkan satu lawan terlalu banyak. 

Prabowo menegaskan pemerintah tetap ingin menjalin hubungan yang baik dengan negara lain meskipun berpendirian sebagai negara non-blok. 

Namun begitu, menurutnya hal ini juga menimbulkan konsekuensi besar. Dengan posisi Indonesia sebagai negara non-blok maka Indonesia harus mampu menjadi negara mandiri. 

"Kalau kita sungguh-sungguh mau tidak terlibat dalam pakta. Kalau kita sungguh-sungguh mau bersahabat sama semua. Berarti kita sendiri," jelas Presiden. 

"Kalau kita diancam, kalau kita diserang, tidak akan ada yang bantu kita, Saudara-saudara. Percaya sama saya, nobody is going to help us," lanjut Prabowo. 

Selanjutnya: Sumber Sinergi Makmur (IOTF) Gandakan EBITDA, Pendapatan Naik 5% pada 2025

Menarik Dibaca: Infokost.id Diluncurkan Kembali, Hadirkan Cara Baru Cari Kost

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News