Prabowo Siap Terbang ke Iran, Jadi Mediator Konflik dengan AS



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto siap menjadi mediator untuk menangani konflik yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat. 

Melalui keterangan resmi Kementerian Luas Negeri (Kemenlu), Prabowo siap terbang langsung ke Taheran, Iran untuk memfasilitasi dialog kedua dengan AS. 

"Presiden menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," ujarnya melalui pernyataan yang disampaikan Kemenlu RI di X. 


Baca Juga: Ketegangan Timur Tengah Meningkat, Kemenhaj Pastikan Keamanan Jemaah Umrah Terpantau

Dalam kesempatan itu, pemerintah Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.

Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi. 

Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai. 

Menurut Pemerintah, peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia. 

Pemerintah juga menghimbau kepada warga negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat. 

Kantor berita AFP melaporkan, serangan AS-Israel ke Iran berujung ledakan di Ibu Kota Teheran, serta meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. 

Baca Juga: Pengadaan Aset Kopdes Merah Putih, Agrinas Pangan Sudah Serap Anggaran Rp 90 Triliun

Presiden AS Donald Trump kemudian mengunggah pernyataan video, mengumumkan operasi tempur AS di Iran bertujuan menghilangkan ancaman yang akan segera terjadi.

Laporan di lapangan menunjukkan asap tebal mengepul di atas distrik Pasteur di Teheran, lokasi kediaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Otoritas Iran langsung mengerahkan pengamanan besar-besaran di ibu kota menyusul rangkaian serangan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News