Prabowo Siapkan Pendidikan Wirausaha dan Kredit Startup untuk Anak Muda



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan program pendidikan kewirausahaan hingga akses pembiayaan startup guna mencetak generasi pengusaha muda baru di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) di DPR RI, Selasa (20/5).

Prabowo mengatakan pemerintah ingin mendorong lebih banyak anak muda terjun ke dunia usaha dan tidak hanya berorientasi menjadi aparatur sipil negara (ASN).


“Jangan semua anak muda jadi ASN dan jangan semua kerja di pemerintah, tapi harus berani bersaing dengan dunia usaha,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Mendekati Puncak Haji, Intip Pesiapan Tenda Pemondokan Jemaah di Mina

Menurut dia, Indonesia memiliki banyak generasi muda potensial yang perlu diberi ruang dan dukungan untuk berkembang menjadi pengusaha baru.

“Kita punya anak muda yang hebat, kita punya ribuan anak muda yang hebat,” katanya.

Prabowo menjelaskan pemerintah saat ini tengah menggodok program pendidikan kewirausahaan yang nantinya akan diikuti dengan dukungan pembiayaan bagi startup maupun pelaku usaha baru.

“Begitu dia selesai kita harus beri kredit startup, kita harus dorong mereka, memberi kesempatan mereka untuk tumbuh jadi pengusaha yang kuat yang baru,” ujarnya.

Selain itu, Prabowo juga meminta bank-bank pemerintah atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) lebih berpihak kepada pelaku usaha kecil dan generasi pengusaha baru.

Ia menilai selama ini akses kredit perbankan masih terlalu terkonsentrasi kepada kelompok usaha besar yang sudah mapan.

“Saya minta Himbara coba menjadi bank yang patriotik. Jangan dia lagi dia lagi yang dikasih kredit yang sudah kaya,” katanya.

Prabowo bahkan menilai kondisi di mana masyarakat kecil harus membayar bunga kredit lebih tinggi dibanding pengusaha besar sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.

“Kemudian orang miskin disuruh bayar bunga yang lebih tinggi daripada pengusaha besar. Ini saya kira di luar akal sehat,” tandasnya.

Baca Juga: Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit hingga Batubara Lewat BUMN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News