Prabowo Siapkan Universitas Republik Indonesia, Fokus Cetak SDM Unggul Berbasis STEM



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah menyiapkan Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung target Indonesia Emas 2045.

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto mengatakan, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan yang berorientasi pada sains dan teknologi.

Baca Juga: Perpres Ojol Ditargetkan Rampung Pekan Depan, Skema 92% Disempurnakan


"Pak Presiden concern bagaimana menciptakan generasi smart, generasi emas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Aries di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Menurut Aries, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah. Namun, kemampuan penguasaan teknologi masih perlu diperkuat agar potensi tersebut dapat diolah secara optimal.

Karena itu, Presiden Prabowo mendorong pengembangan perguruan tinggi yang berfokus pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

"Oleh karena itu Pak Presiden fokus mengedepankan universitas yang berbasis pada STEM, yakni Science, Technology, Engineering, and Mathematics," katanya.

Ia berharap pendekatan tersebut mampu melahirkan SDM yang memiliki kemampuan riset, inovasi, dan penguasaan teknologi sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk dan teknologi dari negara lain, tetapi juga mampu mengembangkannya secara mandiri.

Selain program studi berbasis STEM, URI juga direncanakan membuka sejumlah program lain, termasuk di bidang kesehatan dan kedokteran.

Baca Juga: Bappisus Pastikan Kawal Pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih

Aries menilai, penambahan kapasitas pendidikan kedokteran diperlukan mengingat rasio dokter di Indonesia masih berada di bawah standar yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Meski demikian, Aries belum merinci mekanisme rekrutmen mahasiswa, model operasional, maupun jadwal pendirian Universitas Republik Indonesia.

Menurutnya, penjelasan lebih lanjut mengenai aspek teknis akan disampaikan oleh pimpinan universitas tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News