Prabowo Targetkan 30–40 Proyek Hilirisasi Mulai Dibangun Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 30 hingga 40 proyek hilirisasi mulai berjalan pada 2026 sebagai bagian dari percepatan industrialisasi nasional.

Target tersebut disampaikan seiring dengan berjalannya pembangunan proyek hilirisasi yang dikelola melalui Badan Pengelola Investasi Danantara. Hingga saat ini, pemerintah telah melakukan peletakan batu pertama terhadap 24 proyek dalam dua tahap.

Rinciannya, sebanyak 11 proyek pada tahap pertama dan 13 proyek pada tahap kedua. Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan menambah enam proyek baru pada fase ketiga.


Baca Juga: Ada kebijakan Baru Pengambilan Peti Kemas di Tanjung Priok, Ini Efeknya ke Biaya

"Ini adalah usaha besar. Negara mana yang membuka hilirisasi berapa itu? Dan kita mungkin tambah lagi berapa titik, enam titik. Tahun ini mungkin kita mulai mungkin 30, 40 proyek besar," ujar Prabowo dalam acara groundbreaking di Cilacap beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menyebut nilai investasi untuk enam proyek tambahan pada tahap ketiga diperkirakan mencapai hampir US$10 miliar atau sekitar Rp170 triliun.

"Enam proyek lagi itu mungkin kurang lebih nilainya itu lebih besar mungkin itu kurang lebih hampir US$ 10 miliar, Rp170 triliun-an," ujarnya.

Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan investasi 13 proyek pada tahap kedua yang mencapai Rp 116 triliun.

Dengan tambahan enam proyek tersebut, total proyek hilirisasi baru yang dibangun akan mencapai 30 proyek, di luar proyek yang telah berjalan sebelumnya. Secara keseluruhan, nilai investasi proyek hilirisasi yang telah berjalan diperkirakan mencapai US$ 26 miliar.

Pemerintah menilai percepatan hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News