KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah menggenjot produksi listrik dari energi bersih disambut positif. Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) menilai target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 30 Gigawatt (GW) pada tahun ini merupakan langkah eksekusi yang sangat strategis. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menargetkan pembangunan PLTS hingga 100 GW, dengan sasaran awal mencapai 30 GW pada tahun 2026. Langkah ini juga diiringi dengan pemangkasan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Program transisi energi tersebut diklaim mampu menghemat anggaran negara hingga Rp 73,9 triliun setiap tahunnya. Ketua Umum AESI, Mada Ayu Habsari, menyatakan bahwa kesiapan seluruh sektor industri domestik menjadi kunci utama dalam merealisasikan target tersebut.
Prabowo Targetkan Pengembangan PLTS 30 GW Tahun Ini, AESI Siapkan 4 Strategi Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah menggenjot produksi listrik dari energi bersih disambut positif. Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) menilai target pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 30 Gigawatt (GW) pada tahun ini merupakan langkah eksekusi yang sangat strategis. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menargetkan pembangunan PLTS hingga 100 GW, dengan sasaran awal mencapai 30 GW pada tahun 2026. Langkah ini juga diiringi dengan pemangkasan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Program transisi energi tersebut diklaim mampu menghemat anggaran negara hingga Rp 73,9 triliun setiap tahunnya. Ketua Umum AESI, Mada Ayu Habsari, menyatakan bahwa kesiapan seluruh sektor industri domestik menjadi kunci utama dalam merealisasikan target tersebut.