KONTAN.CO.ID –JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melebihi target 5,4% pada tahun ini. Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tumbuh 5,61% dan pada semester I 2026 tumbuh 5,45%. Prabowo menyebut, pertumbuhan ekonomi tersebut adalah pertumbuhan ekonomi pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir ini.
“Ini adalah pertumbuhan ekonomi kuartal pertama dan pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir ini,” tutur Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Prabowo: Keuntungan Pupuk Indonesia Naik 252,8% Meski Harga Pupuk Subsidi Diturunkan Menurut Prabowo, dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat, ia meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6%. Keyakinan tersebut juga sejalan capaian realsiasi investasi, yang pada semester I 2026, mencapai Rp 1.010 triliun dan telah menciptakan 1,4 juta lapangan kerja. “Tetapi, saya tegaskan, dihadapan majelis ini, bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adala kesejahteraan rakyat kita,” jelasnya.
Ia menekankan, pertumbuhan tinggi, tidak bisa dinikmati oleh rakyat kita, kebanyakan tidak bermanfaat bagi masyarakat. Setiap rupiah, investasi harus menciptakan pekerjaan, harus menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita, terutama rakyat yang paling bawah. “Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin. Kita tidak boleh meninggalkan mereka yang tidak berdaya, kita tidak boleh meninggalkan kelaparan ada di bumi Indonesia, Republik Indonesia anggota G20, tidak pantas ada rakyat kita yang lapar. Bangsa yang kuat, adalah bangsa yang mampu memberikan makan rakyat sendiri,” tandasnya.
Baca Juga: 663 Hari Memimpin, Prabowo Klaim Sudah Jalankan 121 Kebijakan Transformatif Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News