KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali gugur dalam misi kemanusiaan di Lebanon, setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat luka berat yang dideritanya dalam insiden pada akhir Maret 2026. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl Achmad Mulachela mengatakan bahwa pemerintah memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Praka Rico dan tengah berkoordinasi dengan UNIFIL untuk memastikan repatriasi jenazah dilakukan dengan segera dan penuh penghormatan. "Pemerintah menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Negara hadir untuk memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya atas pengabdian dan pengorbanan almarhum bagi perdamaian dunia," ujar Nabyl seperti dikutip dari keterangan video, Sabtu (25/4/2026).
Prajurit RI kembali Gugur di Lebanon, Pemerintah Buka Suara
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali gugur dalam misi kemanusiaan di Lebanon, setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat luka berat yang dideritanya dalam insiden pada akhir Maret 2026. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl Achmad Mulachela mengatakan bahwa pemerintah memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Praka Rico dan tengah berkoordinasi dengan UNIFIL untuk memastikan repatriasi jenazah dilakukan dengan segera dan penuh penghormatan. "Pemerintah menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Negara hadir untuk memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya atas pengabdian dan pengorbanan almarhum bagi perdamaian dunia," ujar Nabyl seperti dikutip dari keterangan video, Sabtu (25/4/2026).
TAG: