JAKARTA. Pemotongan anggaran belanja oleh pemerintah diperkirakan akan mendorong ekonomi tumbuh lebih rendah dari target. Padahal, belanja pemerintah biasanya selalu diandalkan untuk mendorong pertumbuhan pada semester II. Terkait hal tersebut Ekonom Bank Mandiri Anton Gunawan memperkirakan, pertumbuhan ekonomi tahun 2016 hanya sebesar 5%. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga sudah merevisi target pertumbuhan menjadi hanya 5,1% dari target dalam APBN-P 2016 sebesar 5,2%. Anton mengatakan, pemangkasan anggaran juga akan membuat kontribusi dari investasi swasta tidak terlalu besar terhadap pertumbuhan. Sebab, biasanya salah satu faktor yang mendorong investasi swasta adalah pengeluaran pemerintah.
Prediksi pertumbuhan ekonomi di 2016 hanya 5%
JAKARTA. Pemotongan anggaran belanja oleh pemerintah diperkirakan akan mendorong ekonomi tumbuh lebih rendah dari target. Padahal, belanja pemerintah biasanya selalu diandalkan untuk mendorong pertumbuhan pada semester II. Terkait hal tersebut Ekonom Bank Mandiri Anton Gunawan memperkirakan, pertumbuhan ekonomi tahun 2016 hanya sebesar 5%. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga sudah merevisi target pertumbuhan menjadi hanya 5,1% dari target dalam APBN-P 2016 sebesar 5,2%. Anton mengatakan, pemangkasan anggaran juga akan membuat kontribusi dari investasi swasta tidak terlalu besar terhadap pertumbuhan. Sebab, biasanya salah satu faktor yang mendorong investasi swasta adalah pengeluaran pemerintah.