Premi Asuransi Jiwa Tertekan, BRI Life Memperkuat Jaringan Layanan Nasabah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring tekanan daya beli masyarakat, industri asuransi jiwa masih menghadapi tantangan  Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat premi asuransi jiwa tradisional pada kuartal I-2026 terkoreksi 2,9% secara tahunan menjadi Rp 30,10 triliun.

Meski demikian, industri masih melihat peluang pertumbuhan dari kebutuhan masyarakat terhadap produk perlindungan. Ketua AAJI Albertus Wiroyo mengatakan, premi bisnis baru masih menunjukkan pertumbuhan pada awal tahun ini.

Secara weighted, premi bisnis baru tumbuh 1,5% menjadi Rp 10,71 triliun pada kuartal I-2026, sementara secara unweighted meningkat 5% menjadi Rp 27,90 triliun. "Pertumbuhan premi bisnis baru menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap asuransi jiwa masih terjaga," kata Albertus, belum lama ini 


Di tengah dinamika industri tersebut, perusahaan asuransi jiwa berupaya menjaga hubungan dengan nasabah. Salah satunya dilakukan PT Asuransi BRI Life misalnya, melalui pengembangan fasilitas layanan dengan merevitalisasi Kantor Layanan Denpasar, Bali.

Direktur Keuangan BRI Life, Lim Chet Ming mengatakan, pengembangan fasilitas layanan di Denpasar merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Bentuk Ekosistem Mendukung Produktivitas Nasabah Pensiunan

"Melalui pembaruan kantor layanan Denpasar ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih profesional bagi seluruh nasabah maupun mitra bisnis,” ujar Chet Ming, dalam penjelasannya, Kamis (23/7). 

Menurut Chet Ming, Bali merupakan salah satu wilayah dengan potensi ekonomi yang besar, didukung oleh pertumbuhan sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat. Perkembangan tersebut turut mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan finansial dan asuransi.

Penguatan layanan di Denpasar diharapkan dapat mempererat hubungan BRI Life dengan nasabah sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi asuransi di wilayah Bali.

Selain melayani nasabah yang datang langsung (walk in customer), Kantor Layanan Denpasar juga terintegrasi dengan layanan digital BRI Life untuk menghadirkan ekosistem pelayanan omnichannel. Integrasi layanan fisik dan digital ini memberikan kemudahan bagi nasabah dalam memperoleh layanan, termasuk terkait informasi mengenai literasi keuangan dan asuransi jiwa.

Melalui pengembangan jaringan layanan tersebut, BRI Life optimistis dapat terus mendukung program inklusi keuangan yang dicanangkan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekaligus memperkuat posisi perusahaan di industri asuransi jiwa.

Sebagai bagian dari ekosistem BRI Group, BRI Life terus menghadirkan solusi perlindungan jiwa dan kesehatan yang didukung transformasi digital serta peningkatan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News