Premi Asuransi Kendaraan Bermotor Capai Rp 9,85 Triliun pada Semester I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lini asuransi kendaraan bermotor di industri asuransi umum mencatatkan kinerja positif. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, premi asuransi kendaraan mencapai Rp 9,85 triliun pada semester I-2026. 

"Nilainya tumbuh 4,9%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu," ucap Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik, Riset, dan Analisis Heri Supriyadi dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (4/9).

Heri menerangkan pertumbuhan premi lini tersebut tak terlepas dari adanya kenaikan penjualan di industri otomotif. Asal tahu saja, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat, penjualan dari dealer ke konsumen mencapai 433.848 unit hingga Juni 2026, atau naik 10,5% Year on Year (YoY). Adapun total wholesales mencapai 436.564 unit hingga Juni 2026, atau meningkat 15,9% YoY.


Baca Juga: Avrist General Insurance Catat Klaim Bencana Sumatra Sebesar Rp 100 Miliar

"Kalau biasa cover untuk risiko kendaraan, itu tentu otomatis naik (premi)," ujarnya.

Heri menambahkan seiring meningkatnya penjualan kendaraan listrik di industri, hal itu tak serta-merta berdampak terhadap asuransi kendaraan bermotor. Dia bilang asuransi umum tentunya saat ini masih menimbang-nimbang untuk cover risiko kendaraan listrik. 

"Masalah cover risiko kendaraan listrik memang agak sedikit anomali. Sebab, industri masih mempertimbangkan mana saja yang di-cover, berapa harga preminya, dan sebagainya," ungkapnya.

Senada, Ketua Umum AAUI Budi Herawan berpendapat kenaikan penjualan kendaraan tak langsung berdampak terhadap lini asuransi kendaraan. Sebab, sejauh ini pertumbuhan industri otomotif ditopang kendaraan listrik yang mana jadi salah satu perhatian asuransi umum juga.

"Pertumbuhan di kendaraan bermotor itu lebih didominasi kendaraan listrik, sedangkan yang konvensional statis. Jadi, penjualan kendaraan tak diimbangi dengan asuransi kendaraan bermotor yang melalui perusahaan pembiayaan," kata Budi.

Sebagai informasi, data AAUI mencatat, lini asuransi kendaraan bermotor membukukan klaim sebesar Rp 3,67 triliun pada semester I-2026, atau naik 3,3% YoY. Adapun lini asuransi kendaraan bermotor berkontribusi 37,2% terhadap total premi industri asuransi umum pada semester I-2026 yang mencapai Rp 58,19 triliun.

Baca Juga: Kredit BRI Melaju, Likuiditas dan Permodalan Tetap Solid

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News