Premi Asuransi Kumpulan Naik 11% pada Semester I-2026, Ini Kata Prudential Indonesia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat kinerja yang positif pada segmen kanal kumpulan. Hingga semester I-2026, pendapatan premi dari segmen kumpulan tumbuh 11% year on year (YoY) menjadi Rp19,63 triliun. 

Angka pertumbuhan tersebut tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan total pertumbuhan premi yang didapatkan industri, yakni 8,2%.

Menurut Chief Financial Officer PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia, Adit Trivedi mengatakan pertumbuhan pada kanal ini mencerminkan tren meningkatnya kesadaran perusahaan pada kesejahteraan dan perlindungan finansial karyawan.


Baca Juga: Booming Data Center di Indonesia Jadi Ladang Baru bagi Industri Asuransi

Selain itu, meningkatnya biaya layanan kesehatan dan kesadaran akan ketahanan finansial turut memperkuat kebutuhan terhadap perlindungan karyawan dan keluarga yang memadai.

"kesejahteraan dan perlindungan finansial karyawan merupakan bagian penting dari strategi membangun tenaga kerja yang berkelanjutan," ujarnya kepada Kontan, Rabu (30/9/26).

Di sisi lain, Prudential Indonesia juga melihat kini korporasi tidak hanya melihat asuransi sebagai fasilitas bagi karyawannya saja. Namun, jug sebagai investasi untuk mendukung kesejahteraan tenaga kerja, produktivitas, dan ketahanan bisnis jangka panjang.

Hal ini terlihat dari data AAJI per semester I-2026 yang mencatatkan jumlah tertanggung meningkat 24,8%, sedangkan jumlah tertanggung asuransi kumpulan tumbuh lebih tinggi sebesar 28,5% secara YoY.

Kondisi ini disebut menunjukkan pentingnya program perlindungan yang komprehensif untuk membantu karyawan dan keluarga dalam menghadapi peningkatan biaya kesehatan sekaligus mengelola risiko keuangan mereka.

Adapun dari segi kinerja, bisnis asuransi kumpulan Prudential Indonesia juga menunjukkan kinerja yang positif dengan pertumbuhan mencapai 11% selama semester I-2026 dan pendapatan premi kumpulan mencapai Rp361 miliar.

Baca Juga: Marak Penipuan Digital, BRI Ingatkan Nasabah Kenali Kanal Resmi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News