KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja bisnis asuransi properti masih mengalami tekanan hingga semester I-2026. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat premi asuransi properti sebesar Rp 15,51 triliun pada Juli 2026, atau terkoreksi 13,6% YoY. Sayangnya, tekanan yang membayangi bisnis asuransi properti ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir tahun ini. Baca Juga: Penyaluran KPR Bank Danamon Tumbuh Positif di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga
Premi Asuransi Properti Turun 13,6%, Tekanan Diproyeksi Berlanjut hingga 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja bisnis asuransi properti masih mengalami tekanan hingga semester I-2026. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat premi asuransi properti sebesar Rp 15,51 triliun pada Juli 2026, atau terkoreksi 13,6% YoY. Sayangnya, tekanan yang membayangi bisnis asuransi properti ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir tahun ini. Baca Juga: Penyaluran KPR Bank Danamon Tumbuh Positif di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga
TAG: