Premi Asuransi Rekayasa Great Eastern (GEGI) Tumbuh 368% per Mei 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah tantangan yang membayangi kinerja asuransi rekayasa sepanjang paruh pertama tahun 2026, PT Great Eastern General Insurance (GEGI) masih mencatat kinerja positif dari lini bisnis ini.

Per Mei 2026, pendapatan premi GEGI dari lini bisnis asuransi rekayasa ini tumbuh hingga 368% dibandingkan tahun sebelumnya dengan rasio klaim sekitar 50%.

Dengan kinerja yang apik ini, Marketing Director GEGI Linggawati Tok optimistis dengan prospek bisnis asuransi rekayasa pada semester II-2026.


"Perusahaan melihat prospek bisnis asuransi rekayasa pada semester II-2026 masih cukup positif," ujarnya kepada Kontan, Rabu (15/7/26).

Baca Juga: MUF Salurkan Pembiayaan Baru Sebesar Rp 11,8 Triliun di Semester I-2026

Optimisme ini didukung oleh sejumlah faktor, seperti keberlanjutan proyek infrastruktur nasional dan proyek hilirisasi dan energi. Selain itu, GEGI juga melihat adanya peluang pada pertumbuhan proyek data center di Indonesia.

Di sisi lain, Great Eastern juga telah menyiapkan sejumlah strategi mitigasi untuk menghadapi potensi perlambatan bisnis hingga akhir tahun ini.

Pertama, menjaga disiplin underwriting  dengan fokus pada risiko-risiko yang memiliki tingkat profitabilitas yang baik guna menjaga pertumbuhan premi tetap seimbang dengan kualitas portofolio.

Kedua, meningkatkan kerja sama dengan broker, agensi, perbankan, dan mitra strategis lainnya untuk meningkatkan akses terhadap proyek-proyek baru. 

Mereka juga akan terus memperkuat manajemen risiko dengan memastikan dukungan reasuransi yang memadai, memantau perkembangan kondisi ekonomi, serta menyesuaikan kebijakan underwriting mengikuti perubahan profil risiko proyek.

Baca Juga: Gelombang PHK Mulai Bayangi Kredit Konsumer, Kredit Macet Berpotensi Meningkat

Terkait pelemahan rupiah yang berpotensi turut menekan pelaku usaha konstruksi, kata Linggawati, GEGI akan berupaya untuk terus memantau perkembangan kondisi ekonomi makro dan berfokus pada proyek dengan prospek dan risiko yang baik.

Dengan strategi tersebut, GEGI berharap dapat menjaga kualitas portofolio dan memanfaatkan peluang bisnis yang masih terbuka hingga penghujung tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News