BOGOR. Presiden Joko Widodo (Jokowi) siang ini menerima laporan hasil pemeriksaan, atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2014 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penyampaian LKPP kali ini disaksikan juga oleh seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) dan non lembaga pemerintahan. Dalam laporannya, ketua BPK Harry Azhar Azis mengungkapkan ada penurunan kualitas LKPP yang dibuat pemerintah. Hal itu tercermin dalam jumlah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan. Jika tahun lalu jumlah K/L yang mendapatkan opini WTP di tahun 2013 berjumlah 65 K/L, tahun 2014 hanya 62 K/L. Sebaliknya, jumlah yang mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian dan Tidak Memberikan opini meningkat menjadi masing-masing 18 dan 7 K/L.
Presiden dapat laporan keuangan dari BPK
BOGOR. Presiden Joko Widodo (Jokowi) siang ini menerima laporan hasil pemeriksaan, atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2014 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penyampaian LKPP kali ini disaksikan juga oleh seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) dan non lembaga pemerintahan. Dalam laporannya, ketua BPK Harry Azhar Azis mengungkapkan ada penurunan kualitas LKPP yang dibuat pemerintah. Hal itu tercermin dalam jumlah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan. Jika tahun lalu jumlah K/L yang mendapatkan opini WTP di tahun 2013 berjumlah 65 K/L, tahun 2014 hanya 62 K/L. Sebaliknya, jumlah yang mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian dan Tidak Memberikan opini meningkat menjadi masing-masing 18 dan 7 K/L.