Presiden Jokowi: Kinerja MA dorong kenaikan peringkat kemudahan berusaha



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengungkapkan kinerja Mahkamah Agung (MA) dorong kenaikan peringkat kemudahan berusaha (Ease Of Doing Business/EODB).

Berbagai terobosan MA dinilai menjadi keberhasilan yang mendukung kenaikan peringkat EODB Indonesia. Asal tahu saja, peringkat EODB Indonesia melompat dari angka 120 menjadi 73 pada tahun 2018.

"Ada peran penting dari reformasi di lembaga peradilan yang dipimpin oleh MA," ujar Jokowi saat menghadiri sidang pleno MA tahun 2019, Rabu (27/2).


Jokowi optimistis peradilan di Indonesia dapat lebih berkembang ke depan. Hal itu melihat rencana MA yang terus inovatif untuk meningkatkan kepercayaan.

Ia juga mengapresiasi pemenafaatan perkembangan teknologi yang dilakukan MA. Salah satu yang menjadi catatan Jokowi adalah pengadilan elektronik (e-court).

"Mulai dari pendaftaran perkara, pembayaran panjer uang perkara, sampai pemberitahuan pemanggilan persidangan secara elektronik," terang Jokowi.

Terobosan tersebut dinilai akan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum di Indonesia. Pasalnya, saat ini Jokowi bilang banyak anggapan negatif terhadap hukum di Indonesia.

Perubahan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperbaiki masalah hukum di Indonesia. Masalah hukum masih jadi penghambat bagi potensi ekonomi Indonesia.

"Kita akan segera ciptakan kepastian hukum yang turut membentuk iklim usaha yang positif dan memberi kemajuan kepada ekonomi Indonesia," jelas Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi