JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menterinya tidak terlalu cepat merombak susunan pejabat di kementeriannya. Pasalnya, saat ini sejumlah kementerian sudah mengajukan pergantian pejabat eselon I dan II kepada Tim Penilai Akhir (TPA) yang diketuai presiden. Hal itu diungkapkan Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi usai bertemu presiden di Istana Negara, Kamis (12/2). "Presiden mengingatkan jangan buru-buru ganti pejabat," katanya. Yuddy bilang, ada anggapan, suksesi dilakukan untuk pergantian rezim. Jika itu dalihnya, pergantian pejabat didasarkan unsur suka atau tak suka kepada bawahannya.
Presiden minta menteri tidak cepat ganti pejabat
JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menterinya tidak terlalu cepat merombak susunan pejabat di kementeriannya. Pasalnya, saat ini sejumlah kementerian sudah mengajukan pergantian pejabat eselon I dan II kepada Tim Penilai Akhir (TPA) yang diketuai presiden. Hal itu diungkapkan Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi usai bertemu presiden di Istana Negara, Kamis (12/2). "Presiden mengingatkan jangan buru-buru ganti pejabat," katanya. Yuddy bilang, ada anggapan, suksesi dilakukan untuk pergantian rezim. Jika itu dalihnya, pergantian pejabat didasarkan unsur suka atau tak suka kepada bawahannya.