KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak anti-kritik dan memandang kritik sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar kritik yang disampaikan tidak berubah menjadi fitnah maupun caci maki yang justru merusak semangat membangun bangsa. Menurut Prabowo, pemerintah memahami bahwa kritik memiliki fungsi untuk mengoreksi jalannya pemerintahan. Karena itu, kritik yang disampaikan secara objektif dan konstruktif merupakan hal yang diperlukan dalam sistem demokrasi. “Kita negara demokrasi. Kita tidak antikritik. Kritik itu menyelamatkan. Tapi ada beda kritik dan caci maki. Kritik dengan fitnah itu beda,” ujar Prabowo mengutip keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).
Presiden Prabowo: Pemerintah Tidak Anti-Kritik, tetapi Bukan Fitnah
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak anti-kritik dan memandang kritik sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar kritik yang disampaikan tidak berubah menjadi fitnah maupun caci maki yang justru merusak semangat membangun bangsa. Menurut Prabowo, pemerintah memahami bahwa kritik memiliki fungsi untuk mengoreksi jalannya pemerintahan. Karena itu, kritik yang disampaikan secara objektif dan konstruktif merupakan hal yang diperlukan dalam sistem demokrasi. “Kita negara demokrasi. Kita tidak antikritik. Kritik itu menyelamatkan. Tapi ada beda kritik dan caci maki. Kritik dengan fitnah itu beda,” ujar Prabowo mengutip keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).