KONTAN.CO.ID - JAKARTA- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Raja Yordania Abdullah II menegaskan komitmen kuat terhadap solusi dua negara sebagai jalan utama menuju perdamaian di Palestina. Kesepakatan itu disampaikan dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2) sore waktu setempat. Dalam pertemuan tersebut, Raja Abdullah II menyampaikan apresiasi atas kepedulian Indonesia terhadap rakyat Palestina serta peran aktif Indonesia di era pemerintahan Prabowo dalam upaya perdamaian. Raja Abdullah II menilai komitmen Indonesia, khususnya terkait perlindungan rakyat Gaza, memiliki arti penting bagi stabilitas kawasan. Baca Juga: Empat Negara Barat Akui Negara Palestina, Israel Murka “Saya tahu Anda berkomitmen untuk menghadirkan perdamaian dan ketenangan, dan sekali lagi komitmen Anda yang sangat berani untuk melindungi rakyat Gaza sangat penting,” ujar Raja Abdullah II. Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memandang solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina. Indonesia, kata Prabowo, akan terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong terwujudnya Palestina yang merdeka dan berdiri sendiri. “Satu-satunya solusi yang berkelanjutan adalah solusi dua negara dengan Palestina yang merdeka dan berdiri sendiri. Kami berharap kerja sama erat dengan Yordania akan memperkuat upaya ini dan memastikan perdamaian dapat tercapai,” tegas Prabowo. Baca Juga: Sejumlah Negara Siap Akui Negara Palestina, Israel dan AS Boikot KTT Kedua pemimpin juga sepakat memperkokoh koordinasi dan kerja sama terkait situasi di Gaza dan Tepi Barat. Prabowo menekankan bahwa Indonesia dan Yordania berada pada pijakan yang sama dalam mendorong perdamaian di Timur Tengah. “Kami berharap kerja sama yang erat ini akan memperkuat posisi kita, karena kami berada pada satu kesamaan pandangan dengan Yordania dan negara-negara lain di kawasan,” kata Prabowo. Usai pertemuan bilateral, Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung solusi dua negara. Berpijak dari pemikiran tersebut, Indonesia memutuskan bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).
Disopiri Raja Yordania! Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke UEA
© 2026 Konten oleh Kontan