KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seorang pria AS berusia 57 tahun, yang menerima transplantasi jantung babi yang dimodifikasi secara genetik meninggal pada Selasa di Pusat Medis Universitas Maryland (UMMC), kata rumah sakit tersebut. Pasien bernama David Bennett menerima transplantasi pada 7 Januari 2022. Kondisinya mulai memburuk beberapa hari yang lalu, kata rumah sakit dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, dan dia diberi "perawatan paliatif yang penuh kasih" setelah menjadi jelas bahwa dia tidak akan pulih. Bennett "tidak mampu mengatasi apa yang ternyata menjadi kelemahan yang menghancurkan" yang disebabkan oleh gagal jantung yang dia alami sebelum transplantasi, kata Dr. Bartley Griffith, direktur program transplantasi jantung UMCC, dalam sebuah pernyataan yang direkam dalam video.
Pria AS dengan Transplantasi Jantung Babi yang Dimodifikasi Secara Genetik Meninggal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seorang pria AS berusia 57 tahun, yang menerima transplantasi jantung babi yang dimodifikasi secara genetik meninggal pada Selasa di Pusat Medis Universitas Maryland (UMMC), kata rumah sakit tersebut. Pasien bernama David Bennett menerima transplantasi pada 7 Januari 2022. Kondisinya mulai memburuk beberapa hari yang lalu, kata rumah sakit dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, dan dia diberi "perawatan paliatif yang penuh kasih" setelah menjadi jelas bahwa dia tidak akan pulih. Bennett "tidak mampu mengatasi apa yang ternyata menjadi kelemahan yang menghancurkan" yang disebabkan oleh gagal jantung yang dia alami sebelum transplantasi, kata Dr. Bartley Griffith, direktur program transplantasi jantung UMCC, dalam sebuah pernyataan yang direkam dalam video.