Prima Cakrawala Abadi (PCAR) Incar Penjualan Rp 250 Miliar-Rp 300 Miliar Pada 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan produsen rajungan, PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) menargetkan pertumbuhan kinerja di sepanjang tahun ini. Prima Cakrawala Abadi menargetkan untuk dapat menjual sebanyak 661 ton rajungan atau setara 1,4 juta-1,5 juta kaleng rajungan hingga penghujung tahun nanti. 

"Total target nilai penjualan yang diincar adalah sekitar Rp 250 miliar- Rp 300 miliar," ungkap Direktur Utama PCAR Raditya Wardhana saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (2/3) lalu. 

Sekadar gambaran, pada tahun lalu PCAR memasang target penjualan berkisar Rp 200 miliar-Rp 230 miliar dengan volume penjualan mencapai di atas 1 juta kaleng. 


Perseroan memang belum merilis secara resmi laporan keuangan tahun buku 2022. Namun Raditya menuturkan bahwa realisasi kinerja PCAR pada tahun lalu sudah sesuai dengan ekspektasi perusahaan dan lebih baik dibandingkan tahun 2021. 

Baca Juga: Prima Cakrawala (PCAR) optimistis Penjualan Bisa Capai Rp 230 Miliar Tahun Ini

"Angka penjualan kami sesuai dengan ekspektasi kami yaitu di atas Rp 200 miliar dan total penjualan kaleng di atas 1 juta kaleng," tuturnya. 

Pencapaian PCAR selama tahun lalu tersebut didukung oleh mulai beroperasinya salah satu pabrik mereka yang berlokasi di Indramayu.

Di mana, PCAR sudah mendapatkan kontrak kerja sama dengan salah satu importir terbesar di Amerika Serikat (AS). Sehingga permintaan produk yang dihasilkan dari pabrik Indramayu dapat terjamin.  

Meski punya pandangan bisnis yang positif, Raditya tak bisa memungkiri bahwa kinerja perseroan tetap bergantung pada hasil tangkapan para mitra nelayan. 

"Dengan buruknya cuaca di awal tahun ini cukup menghambat pemenuhan permintaan dari para pelanggan," sebut dia. 

Baca Juga: Prima Cakrawala Abadi (PCAR) Berupaya Tekan Penurunan Penerimaan Bahan Baku

Untuk memaksimalkan kinerja selama tahun 2023 PCAR menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (Capex) sekitar Rp 2 miliar-Rp 3 miliar yang bakal digunakan untuk peremajaan mesin produksi. 

Selain itu, PCAR juga bakal membuka line produksi untuk rajungan beku, serta melakukan impor bahan baku.

Hingga September 2022 perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 179,48 miliar, tumbuh 66,47% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 107,81 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi