KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) berencana menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Emiten grup Sinarmas ini akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah seluruh saham yang ditempatkan dan disetor. Ini berarti, DSSA akan menerbitkan 770,55 juta saham dengan nilai nominal Rp 25 apabila private placement digelar setelah pelaksanaan pemecahan nilai saham atau stock split. Atau, DSSA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 77,05 juta saham dengan nilai nominal Rp 250 apabila private placement digelar sebelum atau tanpa stock split. Adapun DSSA berencana untuk melakukan stock split dengan perbandingan 1:10. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Kamis (9/12), Dian Swastatika menyebut masih menjajaki kemungkinan untuk mengundang investor strategis untuk berinvestasi dalam private placement ini.
Baca Juga: Simak rekomendasi saham AKR Corporindo (AKRA) dan Dian Swastatika (DSSA) berikut ini Sehingga, DSSA belum dapat mengumumkan jumlah dana yang dihimpun melalui aksi korporasi ini. Pun demikian dengan alokasi dana yang akan digunakan untuk pengembangan usaha, maupun pembayaran utang kepada kreditur, termasuk menentukan fasilitas pinjaman spesifik yang dibayarkan. DSSA juga belum mengumumkan perihal investor strategis yang dimaksud. Usaha dan proyek-proyek baru yang rencananya akan dikembangkan dan dibiayai oleh DSSA melalui entitas anak diantaranya pengembangan usaha energi terbarukan dan usaha teknologi. Namun saat ini DSSA belum menentukan entitas anak yang akan menerima hasil penambahan modal. Adapun alasan di balik penyelenggaraan private placement ini diantaranya untuk mendapatkan dana tambahan untuk mendukung pengembangan usaha, memperkuat struktur permodalan, dan meningkatkan likuiditas saham DSSA. Baca Juga: Tambah Modal, DSSA (Dian Swastatika Sentosa) Agendakan Private Placement Dengan private placement ini pula, DSSA dapat mengundang investor strategis yang berminat menanamkan modalnya di DSSA. DSSA juga akan mendapatkan tambahan dana yang nantinya mendukung untuk melakukan pengembangan usaha dan memperkuat struktur permodalan, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.