Prodia (PRDA) Perluas Akses Layanan Genetika lewat Program WES untuk Penyakit Langka



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) terus memperkuat peran di layanan diagnostik berbasis genetika melalui program CSR pemeriksaan Whole Exome Sequencing (WES) gratis bagi orang dengan penyakit langka (Odalangka).

Program ini digelar bersama Indonesia Rare Disorder (IRD) dan telah berjalan sejak Februari 2025.

Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty mengatakan, inisiatif ini ditujukan untuk memperluas akses diagnosis yang akurat sekaligus mendorong pentingnya deteksi dini dan pendampingan bagi pasien penyakit langka.


Baca Juga: Çelebi Aviation Perkuat Ekspansi Ground Handling lewat Bali dan Soetta

“Melalui kegiatan CSR pemeriksaan Whole Exome Sequencing (WES) ini, Prodia berupaya memperluas akses terhadap diagnosis yang akurat bagi Odalangka serta mendorong pemahaman akan pentingnya deteksi dini dan pendampingan yang tepat,” ujar Dewi dalam siaran pers, Kamis (5/2/2026).

Program WES tersebut telah memberikan manfaat penegakan diagnosis bagi 36 anak Odalangka yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Selain pemaparan hasil program, kegiatan juga diisi dengan talkshow edukasi terkait peran pemeriksaan genetik dan konseling sebagai bagian dari tata laksana penyakit langka.

Direktur Direktorat Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, mengapresiasi kontribusi Prodia dalam menyediakan pemeriksaan WES sekaligus edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Bosch Optimalkan Teknologi untuk Membersihkan Endapan Lumpur Sisa Material Bencana

Inisiatif ini dinilai sejalan dengan upaya membangun paradigma kesehatan yang lebih promotif dan preventif, khususnya dalam penanganan penyakit langka.

Senada, Ketua The Indonesian Society of Human Genetics (InaSHG) Prof. dr. Gunadi menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan komunitas dalam memperluas akses diagnosis dini serta konseling genetik di Indonesia.

Ketua komunitas IRD Yola Tsagia menyebut program tersebut memberikan dampak signifikan, baik dari sisi akurasi diagnosis maupun pemahaman keluarga pasien.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan komitmen Prodia melalui program CSR ini, karena membantu memperluas akses pemeriksaan genetik serta memberikan pemahaman bagi keluarga terkait proses diagnosis dan perawatan ke depan,” ujarnya.

Program WES ini melanjutkan inisiatif CSR Prodia sebelumnya di bidang genetika, seperti pemeriksaan Chromosomal Microarray Analysis (CMA) yang telah dijalankan sejak 2019 dan 2023.

Selanjutnya: 7 Fintech P2P Lending Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Rp 12,5 Miliar

Menarik Dibaca: Diskon 50% CFC Hebat, Promo Paket Ayam Favorit Mulai Rp 26 Ribuan Saja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News