KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prodia Widyahusada Tbk (
PRDA) meresmikan Stemcell Clinic by Prodia sebagai pusat terapi pengobatan regeneratif berbasis sel punca. Langkah ini memperkuat ekspansi Prodia di layanan kesehatan berbasis
precision medicine dan
future medicine. Klinik tersebut berlokasi di Prodia Senior Health Centre (PSHC), Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Pertamina Ungkap Alasan Naikkan Harga Tiga Produk BBM, Tapi Tahan Harga Pertamax 92 Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty mengatakan, pembukaan klinik ini merupakan bagian dari strategi perseroan setelah mengakuisisi 30% saham ProSTEM pada 2025. “Prodia berkomitmen menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, termasuk pengembangan terapi regeneratif berbasis sel punca,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026). Menurut Dewi, kehadiran Stemcell Clinic merupakan hasil kolaborasi Prodia dan ProSTEM untuk menyediakan layanan kesehatan yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif, regeneratif, serta mendukung wellness secara menyeluruh. Klinik ini juga didukung tenaga medis profesional dan berpengalaman, sehingga diharapkan dapat memperkuat posisi Prodia sebagai penyedia layanan kesehatan terintegrasi di Indonesia.
Baca Juga: Pakai Solar Subsidi, Angkutan Logistik Tidak Terdampak Lonjakan Harga Solar Industri Ke depan, Prodia berencana memperluas layanan serupa ke berbagai kota strategis, serta mengintegrasikannya ke dalam ekosistem layanan kesehatan perusahaan secara lebih luas. “Kolaborasi ini tidak terbatas pada specialty clinic, tetapi akan menjadi bagian dari ekosistem layanan Prodia secara menyeluruh,” tambah Dewi. Sementara itu, Direktur ProSTEM Cynthia Retna Sartika menyebut perusahaan memiliki kapabilitas teknologi dan riset dalam pengembangan terapi sel punca yang berbasis pendekatan ilmiah. Ia menjelaskan, seluruh proses produksi telah memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta memiliki izin operasional dari Kementerian Kesehatan.
Baca Juga: Akan Mendapat Pasokan dari Rusia, Pemerintah Tetap Beli Minyak Mentah dari AS Selain itu, ProSTEM juga mengacu pada standar internasional seperti FACT-NetCord dan AABB, terutama dalam aspek pengendalian mutu,
traceability, dan keamanan produk berbasis sel.
“Kehadiran Stemcell Clinic by Prodia merupakan sinergi antara keahlian ProSTEM dalam pengembangan produk berbasis sel dan kapabilitas Prodia dalam layanan diagnostik serta jaringan klinik,” jelasnya. Prodia sendiri terus mengembangkan layanan berbasis diagnostik, preventif, dan wellness, seiring penguatan kolaborasi dengan ProSTEM dalam pengembangan terapi regeneratif berbasis riset dan teknologi medis terkini. Kolaborasi ini juga mencakup pengembangan biomarker, uji genetik, integrasi data diagnostik, serta edukasi bagi masyarakat dan tenaga medis melalui berbagai forum ilmiah seperti
webinar, workshop, hingga kongres nasional dan internasional. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News