Prodia (PRDA) Tebar Dividen Rp 144 Miliar, Payout Ratio Melesat Jadi 70%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai dari hasil kinerja tahun buku 2025. Emiten jasa kesehatan ini terus mempertebal rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) guna memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.

Direktur PRDA, Marina Eka Amalia mengungkapkan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah menyetujui pembagian dividen sebesar lebih dari Rp 144 miliar. Angka ini setara dengan Rp 162,7 per lembar saham.

"Pembagian dividen tunai sebesar lebih dari Rp 144 miliar atau Rp 162,7 per lombar selatan. Ini yang telah disetujui oleh RUPS di pagi tadi pembagian dividennya," ujarnya dalam Publik Ekspose di Jakarta, Kamis (23/4/2026).


Baca Juga: Genjot Social Commerce, Folago (IRSX) Gandeng 2.000 Atlet Sebagai Kreator

Marina mengungkapkan, pembagian dividen PRDA sejak awal melantai di bursa (IPO) pada tahun 2016. Dia memerinci, PRDA konsisten menaikkan rasio dividen mulai dari 30%, naik ke 40%, hingga sempat bertahan di level 50% selama tiga tahun berturut-turut. Pada periode 2021 hingga 2024, rasio tersebut naik menjadi 60%.

"Dan kita pun 2026 ini, atas kinerja 2025, pemegang saham menyetujui pembagian dividen di 70%. Jadi tentunya kami memang sangat ingin memberikan nilai amat yang sebaik-baiknya bagi pemegang saham Perseroan," terangnya.

Dari sisi kinerja keuangan, Direktur Utama PRDA Liana Kuswandi melaporkan bahwa perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 2,3 triliun sepanjang tahun 2025. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 1,31% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Sedangkan untuk laba bersih, PRDA mengantongi Rp 206,7 miliar dengan net income margin sebesar 91%. Pertumbuhan bisnis ini ditopang oleh jumlah pelanggan yang mencapai 2,79 juta orang atau tumbuh 0,72%, serta total volume tes yang naik 4,38% yoy menjadi 20,94 juta tes.

 
PRDA Chart by TradingView

"Untuk U by Prodia, downloader-nya di 2,9 juta bertumbuh sekitar 70% year-on-year. Dan dengan transaksi sebesar peningkatannya lebih dari 37% year-on-year," jelas Liana.

Hingga akhir 2025, PRDA tercatat mengoperasikan total 402 outlet. PRDA terus memperkuat penetrasi pasar melalui layanan digital dan ekspansi jaringan fisik untuk menjaga momentum pertumbuhan di tahun-tahun mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News