KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produksi batubara nasional sampai akhir tahun 2026 diproyeksikan berada di kisaran 700 juta hingga 720 juta ton, melandai dibandingkan realisasi tahun lalu. Direktur PT Zubay Mining Indonesia, Muhammad Emil mengungkapkan, penurunan produksi batubara tahun ini tidak hanya dipicu oleh kendala teknis di lapangan. Kebijakan pemerintah dalam menata ulang Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sejak awal tahun turut mengarahkan industri menuju tingkat produksi yang lebih optimal. "Dari awal 2026 pemerintah memang melakukan penyesuaian RKAB dan sempat mengarahkan produksi nasional sekitar 600 juta ton untuk menjaga keseimbangan supply-demand, harga batubara dan cadangan nasional. Jadi secara politik dan kebijakan energi, sekarang arahnya bukan lagi mengejar produksi setinggi-tingginya, tetapi lebih ke optimum production dan peningkatan penerimaan negara," ujarnya kepada Kontan, Jumat (11/9/2026).
Produksi Batubara 2026 Diproyeksi Melandai, Logistik dan Regulasi Jadi Tantangan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produksi batubara nasional sampai akhir tahun 2026 diproyeksikan berada di kisaran 700 juta hingga 720 juta ton, melandai dibandingkan realisasi tahun lalu. Direktur PT Zubay Mining Indonesia, Muhammad Emil mengungkapkan, penurunan produksi batubara tahun ini tidak hanya dipicu oleh kendala teknis di lapangan. Kebijakan pemerintah dalam menata ulang Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sejak awal tahun turut mengarahkan industri menuju tingkat produksi yang lebih optimal. "Dari awal 2026 pemerintah memang melakukan penyesuaian RKAB dan sempat mengarahkan produksi nasional sekitar 600 juta ton untuk menjaga keseimbangan supply-demand, harga batubara dan cadangan nasional. Jadi secara politik dan kebijakan energi, sekarang arahnya bukan lagi mengejar produksi setinggi-tingginya, tetapi lebih ke optimum production dan peningkatan penerimaan negara," ujarnya kepada Kontan, Jumat (11/9/2026).
TAG: