JAKARTA. Harga produk hortikultura yang melambung tinggi sejak beberapa waktu lalu rupanya mendongkrak bisnis benih. Kebutuhan benih yang mengalami kenaikan sehingga produksinya juga terkerek naik. Tahun ini, produksi benih domestik ditargetkan sebesar 7.000 ton. Sampai September, target ini sudah bisa dicapai. Afrizal Gindow, Ketua Umum Asosiasi Produsen Perbenihan Hortikultura Indonesia mengatakan, produksi benih hortikultura sampai akhir tahun ini bisa mencapai 7.700 ton. "Jika tidak terlalu banyak hujan pada saat panen dan pengeringan, produksi benih bisa melampaui target sekitar 10%," katanya kepada KONTAN, kemarin. Beberapa jenis benih yang meningkat produksinya adalah jagung manis, tomat, cabai merah dan cabai keriting. Kebutuhan benih hortikultura pada 2013 mencapai 14.300 ton. "Jagung manis naik dari 500 ton menjadi 600 ton," kata Afrizal.
Produksi benih hortikultura lampaui target
JAKARTA. Harga produk hortikultura yang melambung tinggi sejak beberapa waktu lalu rupanya mendongkrak bisnis benih. Kebutuhan benih yang mengalami kenaikan sehingga produksinya juga terkerek naik. Tahun ini, produksi benih domestik ditargetkan sebesar 7.000 ton. Sampai September, target ini sudah bisa dicapai. Afrizal Gindow, Ketua Umum Asosiasi Produsen Perbenihan Hortikultura Indonesia mengatakan, produksi benih hortikultura sampai akhir tahun ini bisa mencapai 7.700 ton. "Jika tidak terlalu banyak hujan pada saat panen dan pengeringan, produksi benih bisa melampaui target sekitar 10%," katanya kepada KONTAN, kemarin. Beberapa jenis benih yang meningkat produksinya adalah jagung manis, tomat, cabai merah dan cabai keriting. Kebutuhan benih hortikultura pada 2013 mencapai 14.300 ton. "Jagung manis naik dari 500 ton menjadi 600 ton," kata Afrizal.