Produksi Beras Diprediksi Capai 19,31 Juta Ton pada Januari-Juni, Meski Ada El Nino



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) memproyeksikan produksi beras naik meskipun ada potensi cuaca panas ekstrem atau el-nino di tahun ini. 

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Kementan, Muhammad Agung Sunusi menyebut, berdasarkan data BPS produksi beras nasional mencapai 19,31 juta ton pada periode Januari - Juni 2026, naik sebesar 0,26% jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. 

"Tentunya ini menjadi perhatian kita semuanya, dan kita berharap tidak ada kenaikan harga beras yang signifikan," kata Agung dalam Rapat Koordinasi Inflasi, Selasa (5/5/2026). 


Baca Juga: Pemerintah Ingatkan Masyarakat Tak Tergiur Tawaran Haji Tanpa Antre

Agung menyebutkan data BMKG menujukkan musim kemarau masuk lebih cepat dimulai pada April, Meli dan Juni dan akan mengalami puncak panas ekstrem pada Agustus 2026. 

Kemarau ini akan berjalan diawali dari wilayah Nusa Tenggara kemudian secara bertahap ke wilyah Indonesia lainnya. 

Untuk itu, Agung meminta kepada pemimpin daerah untuk segera menyiapkan langkah mitigasi mulai dari irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, penanaman pada lahan cetak sawah dan oplah yang sudah siap tanam. 

Baca Juga: Sudah Ada 10 WNI yang Ditangkap di Arab Saudi Imbas Praktik Haji Ilegal

Agung juga meminta kepada pemda untuk segera melakukan maping wilayah tanam yang berpotensi mengalami kekeringan. 

"Selain itu, juga bantuan-bantuan pompa yang belum diusulkal mohon menjadi perhatian dan tolong segera diusulkan mengairi sawah," jelas Agung. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News