KONTAN.CO.ID — JAKARTA. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengumpul Minyak Tempino milik PT Pertamina EP di Jambi, Rabu (31/12/2025), untuk meninjau langsung proses unloading minyak mentah dari sumur minyak masyarakat kepada pemilik Wilayah Kerja (WK) migas. Kunjungan ini merupakan implementasi awal Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang mengatur kerja sama antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dengan pengelolaan sumur minyak oleh masyarakat. Yuliot mengatakan, produksi yang dikelola PT BSE sebagai representasi UMKM di kawasan Kota Baru, Jambi, telah menunjukkan hasil positif. Pada tahap awal, total produksi yang diserahkan atau di-lifting mencapai sekitar 240 barel. Ke depan, volume tersebut diproyeksikan meningkat seiring optimalisasi sumur, dengan target produksi mencapai 1.000 barel per hari.
Produksi Bisa 1.000 Barel, Sumur Minyak Rakyat di Jambi Kini Dikelola UMKM dan BUMD
KONTAN.CO.ID — JAKARTA. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengumpul Minyak Tempino milik PT Pertamina EP di Jambi, Rabu (31/12/2025), untuk meninjau langsung proses unloading minyak mentah dari sumur minyak masyarakat kepada pemilik Wilayah Kerja (WK) migas. Kunjungan ini merupakan implementasi awal Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang mengatur kerja sama antara Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dengan pengelolaan sumur minyak oleh masyarakat. Yuliot mengatakan, produksi yang dikelola PT BSE sebagai representasi UMKM di kawasan Kota Baru, Jambi, telah menunjukkan hasil positif. Pada tahap awal, total produksi yang diserahkan atau di-lifting mencapai sekitar 240 barel. Ke depan, volume tersebut diproyeksikan meningkat seiring optimalisasi sumur, dengan target produksi mencapai 1.000 barel per hari.